Logo
Layang Padu Hantarkan Enam Lingkung sebagai KUA Teladan Nasional - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Layang Padu Hantarkan Enam Lingkung sebagai KUA Teladan Nasional

RinaRisna Jumat 20, Juli 2018 | 17:12:12 wib

Padang Pariaman, Inmas --Tim Visitasi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama RI, Jumat (20/7) mengunjungi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. 

Tim yang diketuai Kepala Seksi Bina Kelembagaan Wilayah III Direktorat KUA dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam, H. Hamim melakukan penilaian dan Penganugerahan KUA Teladan tingkat Nasional Tahun 2018. 

Pada kesempatan itu, Hamim mengatakan, KUA Teladan merupakan program nasional untuk mewujudakan KUA yang bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. "KUA itu menjadi "lokomotif moral" bagi masyarakat, dengan demikian KUA harus menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya", katanya. 

Terkait penilaian, lanjutnya, banyak hal yang akan ditanyakan ketika melakukan peninjauan lapangan. Penilaian tersebut bukan saja secara fisik dan apa yang dilihat namun juga melakukan wawancara dengan para penyuluh, penghulu, staf serta tokoh masyarakat. 

"Melalui wawancara, akan tergambar sejauh mana kesinerjian antara KUA dengan masyarakat dalam memberikan pelayanan," tambahnya.  

Dalam penilaian, lanjutnya, ada beberapa komponen yang akan dinilai diantaranya Standar Pelayanan, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dan Inovasi. Sedangkan Performa Kepala KUAnya sendiri untuk tahun 2018 kali ini ditiadakan, karena setiap orang yang mengajukan diri untuk menjadi Kepala KUA tentu harus diuji kompetensinya. 

"Saat ini keterbukaan informasi publik terhadap pelayanan masyarakat terus berkembang. Tentu dibutuhkan kreatifitas serta inovasi dari para kepala KUA sebagai ujung tombak dari Kemenag dimasyarakatnya", katanya.

KUA Enam Lingkung terpilih sebagai KUA Teladan tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2018 yang akan mewakili Sumbar diajang Penilaian dan Penganugerahan KUA Teladan tingkat Nasional Tahun 2018 di Jakarta.

Dalam eksposenya Kepala KUA Enam Lingkung, Kasmir memaparkan beberapa program. Program Pelayanan Lapangan Terpadu (Layang Padu) merupakan layanan jemput bola yang dilakukan pihak-pihak di kecamatan. Mulai dari Camat, KUA, Puskesmas, Polsek, Danramil serta nagari. Ditambah dengan instansi dari kabupaten seperti Disdukcapil, BPJS Kesehatan dan Samsat Keliling. 

"Program tersebut dilakukan secara bergilir di seluruh nagari yang ada di Kecamatan Enam Lingkung," terang Kepala KUA Enam Lingkung, Kasmir. 

Sedangkan Program Pelayanan Administrasi Nikah Terintegrasi (Panter) berlaku untuk masyarakat yang akan melangsungkan pernikahan. Panter bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam pengurusan administrasi. Bagi yang ingin mendapatkan pelayanan ini, silakan langsung mendatangi kantor KUA Enam Lingkung dengan membawa KTP asli kedua mempelai, KK asli dari orangtua, KK asli dari mertua dan potokopi ijazah terakir kedua mempelai atau potokopi akte kelahiran.

"Diharapkan Panter dapat mewujudkan tertib administrasi di Kecamatan Enam Lingkung khususnya bagi sepasang insan yang akan menempuh pernikahan dan memberi pasangan Catin kemudahan untuk mendapatkan administrasi dari data kependudukan yang baru dengan status baru sebagai sepasang suami istri," ungkapnya.

KUA Enam Lingkung memiliki 20 inovasi pelayanan. Namun dalam penilaian sebagai KUA Teladan, Layang Padu dan Panter serta Klinik Konsultasi yang paling dikemukakan.

"Inovasi tersebut tercipta berkat dukungan dan koordinasi pihaknya dengan berbagai pihak seperti nagari, camat dan OPD) di Padang Pariaman," tutupnya. 

Dua program unggulan tersebut, membawa Kepala KUA Kasmir menjadi KUA Teladan I tingkat Provinsi Sumbar yang akan mewakili Sumbar di kancah nasional.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Padang Pariaman, H. Helmi mengatakan, Penilaian KUA Teladan merupakan agenda rutin di lingkungan Kemenag setiap tahun. Penilaian tersebut dilakukan secara berjenjang, dimulai dari tingkat kabupaten. 

"Karena KUA Enam Lingkung yang berhasil meraih peringkat pertama di Padang Pariaman, maka secara otomatis dia pula yang mewakili daerah ini ke tingkat Sumbar," katanya. 

Ia menambahkan, ini merupakan sebuah prestasi yang amat luar biasa yang dilakukan KUA Enam Lingkung di tengah masyarakatnya dalam memberikan pelayanan. Dan tentunya harus menjadi contoh bagi Kepala KUA lainnya di Padang Pariaman, dalam arti penting motivasi dan pengabdian. 

"Di samping penilaian kinerja, juga merupakan hasil dukungan penuh dari Pemkab Padang Pariaman dan jajaran Pemerintahan Kecamatan Enam Lingkung," ungkapnya. 

Acara penilaian tersebut juga dihadiri Kakanwil Kemenag Sumbar yang diwakili Kasi Kepenghuluan, H. Edison, Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur beserta jajaran, Kepala Kankemenag Kabupaten Padang Pariaman, H. Helmi, Kepala KUA dan Pokjaluh se-Kabupaten Padang Pariaman. (Mudawar/RinaRisna)

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW