Logo
Sepeda Dakwah Media Informasi Kemenag Liko - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Sepeda Dakwah Media Informasi Kemenag Liko

Alfhia Parma Rabu 03, Oktober 2018 | 09:28:29 wib

Sarilamak, Inmas--Program sepeda dakwah yang telah dipopulerkan Kemenag Limapuluh Kota diawal tahun lalu terus membumi. Hari ini, Rabu (03/10) rombongan sepeda dakwah meluncur dari Kantor Kemenag Limapuluh Kota menelusuri beberapa kawasan di sekitar Sarilamak. Program tersebut diharapkan dapat menjadi media informasi sekaligus wahana silaturrahmi Kemenag Limapuluh Kota dengan umat.

H. Ramza Husmen Kepala Kakan Kemenag Limapuluh Kota dihadapan awak media menjelaskan, eksistensi Kemenag harus terus ditularkan serta dipublikasikan kepada umat. “masyarakat perlu informasi terkait berbagai program yang sedang dan akan dilakukan oleh Kemenag Limapuluh Kota, melalui program sepeda dakwah diharapkan dapat menjadi media sosialisasi kepada masyarakarat,” jelas Ramza.

Ramza menjelaskan, program sepeda dakwah bertujuan untuk menumbuhkan budaya hidup sehat bagi ASN Kemenag Limapuluh Kota. Dengan wujudnya ASN yang sehat lahir bathin diharapkan kinerja serta prestasi kerja ASN akan meningkat,” harap putra Kamang ini.

Disamping itu, lanjutnya program sepeda dakwah merupakan bagian dari ikhtiar Kemenag Limapuluh Kota untuk hadir secara nyata ditengah-tengah umat. “Saya ingin pastikan program sepeda dakwah ini dapat menyerap berbagai informasi dari masyarakat terkait dengan program pembangunan kehidupan umat beragama,” jelasnya.

Disisi lain Ramza memastikan bahwa program sepeda dakwah tidak akan mengangu layanan perkantoran yang ada, hal ini perlu saya tegaskan seluruh layanan perkantoran yang ada di Kemenag Limapuluh Kota tetap berjalan selama programa sepeda dakwah berlangsung”.  Menurut Ramza disetiap seksi sudah dipastikan ada dua sampai tiga ASN yang tinggal untuk memberikan layana kepada masyarakat”, terang Ramza.

Terpisah Naharudin Kasi Bimas Islam Kemenag Limapuluh Kota menambahkan, melalui program sepeda dakwah ini banyak hal-hal baru yang kita dapat dari masyarakat, masukan serta informasi yang diberikan masyarakat tersebut sangat berguna dalam melakukan evaluasi serta proyeksi kegiatan kedepanya, tegas alumni Candung ini.

Mendalam Naharudin memastikan bahwa pola komunikasi informal yang tersaji selama sepeda dakwah dengan masyarakat, memungkinkan masyarakat memberikan informasi secara gamblang karena didukung oleh suasana yang santai serta penuh kekeluargaan.

“Menuurut hemat saya pola komunikasi seperti ini sangat efektif bagi memastikan eksistensi Kemenag ditengah-tengah persoalan keumatan,” jelasnya.

Disamping itu ditegaskan pulu bahwa program sepeda dakwah merupakan media informasi dan komunikasi kemenag secara umum kepada masyarakat, “melalui kegiatan ini program kehumasan Kemenag dapat berjalan beriringan,” pungkas Naharudin. (APP/Rina)

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW