Logo
Bimtek E-Data, Tidak Ada Satu Pekerjaanpun Tanpa Data - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Bimtek E-Data, Tidak Ada Satu Pekerjaanpun Tanpa Data

RinaRisna Kamis 18, Oktober 2018 | 09:17:30 wib

Padang, Inmas—Biro HDI Kementerian Agama RI menggelar Sosialisasi dan Bimtek (Bimbingan Teknis) e-Data di wilayah kerja Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari sejak kemaren, Rabu (17/10) sampai Jumat (19/10) di Hotel Mercure, Padang.

Kegiatan yang bertemakan "Kita Wujudkan Satu Data Secara Akurat, Cepat dan Valid dengan E-Data" menghadirkan 30 orang Pengelola Data Kemenag Kabupaten/Kota dan Kanwil Kemenag. Sosialisasi dan Bimtek ini dibuka Kepala Biro HDI (Humas Data dan Informasi), Mastuki tadi malam, Rabu (17/10).

Dalam arahanya, Kabiro HDI mengatakan target soialiasi E-Data ini, pengelola data di Kanwil dan Kankemenag bisa langsung mengoperasionalkan  aplikasi E-data untuk kepentingan data yang bersifat praktis serta langsung bisa digunakan dan dimanfaatkan.

“Data di Biro HDI yang seharusnya menjadi data otoritatif Kemenag masih memiliki kelemahan dan kekurangan, diantaranya, data tidak lengkap, data belum valid, masih tercampur, belum bisa dipublikasikan karena ada yang belum tersedia,” ungkapnya.

Data yang ada saat ini lanjut Kabiro, merupakan kumpulan dari banyak sistem yang sudah berjalan dan sudah eksis di unit yang ada di eselon I seperti Ditjen Bimas Islam, Ditjen PHUmaupun Pendis dan juga Sekjen.

“Karena data berada pada sistem yang berbeda-beda , ini menjadi kendala untuk bisa mengoptimalkan penggunaan data itu untuk masuk ke dalam satu pusat data yang langsung terintegrasi dengan sistem data yang bisa dijadikan rujukan dan otoritatif data Kemenag,” ungkap Mastuki.

Dalam diskusi dengan peserta, Zulfahmi dari Kemenag Sawahlunto tentang aplikasi atau rumah gadang data. Diakui Kabiro, e Data bukanlah rumah gadang data, tetapi salahsatu aplikasi yang dikembangkan  untuk melengkapi aplikasi yang lain. “E_data dikembangkan untuk mengisi ruang kosong dari data-data yang belum ada melalui emis, siskohat dan lain-lain,” begitu Kabiro menjelaskan .

 Sebelum dibuka Kepala Biro HDI, bimtek ini diisi dengan pemaparan materi Kabag Data, Afrizal. Dikatakan afrizal kepada peserta, tiada suatu pekerjaan pun tanpa data. “Apabila anda menguasai data anda akan menguatasai dunia. Tidak ada satu pekerjaan pun tanpa data”, ungkap Afrizal.

Dikatakan Kabag Data, tujuan e­_data ini menciptakan data yang siap pakai, dapat disajikan setiap saat dan mudah diakses. Melalui satu data Kementerian Agama, data tersedia dalam format terbuka dan mudah digunakan kembali dengan tujuan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. RinaRisna

Padang, Inmas—Biro HDI Kementerian Agama RI menggelar Sosialisasi dan Bimtek (Bimbingan Teknis) e-Data di wilayah kerja Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari sejak kemaren, Rabu (17/10) sampai Jumat (19/10) di Hotel Mercure, Padang.

Panitia yang berasal dari Kemenag Pusat ini mengundang 30 Pengelola Data Kemenag kabupaten dan Kanwil. Sosialisasi dan Bimtek dibuka Kepala Biro HDI (Humas Data dan Informasi), Mastuki tadi malam (17/10).

Kabiro HDI mengatakan target soialiasi e Data ini, pengelola data di Kanwil dan Kankemenag bisa langsung mengoperasionalkan  aplikasi e data untuk kepentingan data yang bersifat praktis, langsung bisa digunakan dan dimanfaatkan.

“Data di Biro HDI yang seharusnya menjadi data otoritatif Kemenag masih memiliki kelemahan dan kekurangan diantaranya, data tidak lengkap, data belum valid, masih tercampur, belum bisa dipublikasikan karena ada yang belum tersedia,” ungkapnya.

Data yang ada saat ini lanjut Kabiro, merupakan kumpulan dari banyak sistem yang sudah berjalan dan sudah eksis di unit yang ada di eselon I seperti Ditjen Bimas Islam, Ditjen PHUmaupun Pendis dan juga Sekjen.

“Karena data berada pada sistem yang berbeda-beda , ini menjadi kendala untuk bisa mengoptimalkan penggunaan data itu untuk masuk ke dalam satu pusat data yang langsung terintegrasi sistem data yang bisa dijadikan rujukan dan otoritatif data Kemenag,” ungkap Mastuki.

Dalam diskusi dengan peserta, Zulfahmi dari Kemenag Sawahlunto tentang aplikasi atau rumah gadang data. Diakui Kabiro, e Data bukanlah rumah gadang data, tetapi salahsatu aplikasi yang dikembangkan  untuk melengkapi aplikasi yang lain. “E_data dikembangkan untuk emengisi ruang kosong dari data-data yang belum ada melalui emis, siskohat dan lain-lain,” begitu Kabiro menjelaskan .

 Sebelum dibuka Kepala Biro HDI, bimtek ini diisi dengan pemaparan materi Kabag Data, Afrizal. Dikatakan afrizal kepada peserta, tiada suatu pekerjaan pun tanpa data. “Apabila anda menguasai data anda akan menguatasai dunia. Tidak ada satu pekerjaan pun tanpa data”, ungkap Afrizal.

Dikatakan Kabag Data, tujuan e­_data ini menciptakan data yang siap pakai, dapat disajikan setiap saat dan mudah diakses. Melalui satu data Kementerian Agama, data tersedia dalam format terbuka dan mudah digunakan kembali dengan tujuan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. RinaRisna

 

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW