Logo
Memperkokoh Eksistensi Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Memperkokoh Eksistensi Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar

Admin Sumbar Kamis 27, Oktober 2011 | 11:00:00 wib

Tanjung Pati, Kamis 27 Oktober 2011 Sebagaimana yang diamatkan oleh Peraturan Pemerintah Nomor 55 tahun 2007 Tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagaman bertujuan untuk membagun sikap mental peserta didik untuk bersikap dan berprilaku jujur, amanah, disiplin, bekerja keras, mandiri, percaya diri, kompetitif, kooperatif, tulus dan bertanggung jawab. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota mengelar rapat koordinasi penguatan eksistensi Pendidikan Agama Islam pada Sekolah Dasar dilingkungan Kabupaten Lima Puluh Kota. Rapat yang dihadiri oleh pengawas dilingkungan Kemenag Kabupaten Lima Puluh Kota, para Kepala Sekolah Dasar perwakilan tiga belas Kecamatan yang tersebar di Kabupaten Lima Puluh Kota dibuka langsung oleh Kakan.Kemenag Lima Puluh Kota Drs.H.Gusman Piliang,M.M yang diadakan di aula kemenag Kabupaten Lima Puluh Kota, Kamis tanggal 27 Oktober 2011. Atas nama pimpinan dan pribadi saya menyampaikan pengharagaan yang setinggi-tingginya serta ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran bapak/I Kepala Sekolah Dasar pada acara rapat koordinasi yang baru pertama kali ini diakan, saya berharap rapat koordinasi ini dapat melahirkan rekomendasi khusus dalam upaya kita semua mencari formulasi penguatan eksistensi Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar, lebih mendalam Kakan.Kemenag termuda dilingkungan Kanwil Agama Sumatera Barat ini menegaskan bahwa kita semua, baik yang berada dibawah administrasi Dinas Pendidikan, maupun yang berada dibawah Kementrian Agama memiliki tujuan serta orentasi yang sama yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai mana yang diamatkan oleh Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Peraturan Pemerintah Nomor 55 tahun 2007 Tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagaman, oleh karena itu saya berharap, kedepanya ego sektoral yang selama ini terkadang muncul, mari sama-sama kita minimalisir untuk kemajuaan pendidikan bangsa, itu harapan terbesar saya ujar Drs.H.Gusman Piliang,M.M mengakhiri kata sambutanya. Pada kesempatan yang sama Kakan.Kemenag juga memberikan apresiasi khusus terhadap inovasi serta inisiatif Kepala Sekolah Dasar Negeri 03 Galugu Kecamatan Kapur IX yang telah memberikan perhatian khusus terhadap pengelolan zakat dilingkungan Sekolahnya, ini adalah mutiara putih yang belum terungkap, saya sanggat bangga dengan apa yang telah dilakukan oleh saudara Efrizal S.Pd yang telah mengelola zakat para guru dan tenaga administrasi yang ada disekolahnya, sebagai bentuk nyata apresiasi kami terhadap inisiatif tersebut Kantor Kementerian Agama akan memberikan pengharaan Kepala Sekolah Peduli Zakat kepada saudar Efrizal S.Pd, pungkas Drs.H.Gusman Piliang,M.M disambut tepuk tangan meriah dari para peserta rapat. Pada bagian lain, Drs.Ifkar, M.Ag kasi Mapenda Kemenag Kabupaten Lima Puluh Kota memastikan bahwa kementerian Agama secara nasional memiliki komitmen yang kuat untuk pengembangan Pendidikan Agama Islam pada sekolah, secara kelembangan untuk sekarang ini Kementerian Agama telah memiliki Dirjen Pendidikan Agama Islam disekolah, ini adalah bukti nyata Kementerian Agama dalam upaya penguatan eksistensi Pendidikan Agama Islam di sekolah, saya berharap penguatan kelembagaan ini menjadi motivasi kita semua dalam menciptakan pendidikan karakter yang salah satu instrumenya adalah pendidikan Agama Islam disekolah, tegas putra asli Akabiluru ini. Setelah melakukan pertukaran informasi dan penguatan komitmen tepat puku 12.00 Wib rapat koordinasi ini melahirkan tujuh rekomendasi khusus, pertama upaya peningkatan mutu Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar, perlu dilakukan pembinaan yang tersistimatis dan terstruktur bagi guru Pendidikan Agama Islam khususnya berkaitan dengan Standar pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah, kedua perlu diadakan kegiatan-kegiatan kompetisi pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang melibatkan Kepala Sekolah, guru dan murid ditingkat kecamatan dan kabupaten melalui kegiatan PHBI. Ketiga optimalisasi visitasi pengawas Pendindikan Agama Islam ke sekolah merupakan satu keharusan yang tidak dapat ditawar-tawar dalam upaya peningkatan mutu Pendidikan Agama Islam, keempat penguatan mutu pendidikan melalui kegiatan olimpiade Pendidikan Agama Islam, lomba Sekolah peduli Pendidikan Agama Islam, serta membuat standar baku ujian praktek Pendidikan Agama Islam disekolah, kelima, perlunya penguatan Kelompok Kerja Guru Agama Islam/KKGAI untuk meningkatkan standar proses pendidikan Agama Islam, keenam Pengawas Pendidikan Agama Islam agar dilibatkan pada kegiataan-kegiatan yang dijalankan oleh sekolah dan kecamatan/UPT sebagai sarana komunikasi efektif, ketujuh sarana prasarana ibadah di sekolah perlu menjadi perhatiaan kita bersama. Saya berharap, apa yang telah menjadi komitmen bersama kita hari ini dapat memacu serta mendorong kita semua untuk meningkatkan mutu Pendididikan Agama Islam di Sekolah, Pendidikan Agama Islam merupakan pilar utama pendidikan karakter bangsa, tegas Drs.Ifkar.M.Ag menutup rapat koordinasi yang dilanjutkan dengan makan siang bersama. (APP)

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW