Logo
BP4 PUSAT DAN BP4 SUMATERA BARAT AUDIENSI DENGAN GUBERNUR SUMATERA BARAT - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

BP4 PUSAT DAN BP4 SUMATERA BARAT AUDIENSI DENGAN GUBERNUR SUMATERA BARAT

Admin Sumbar Selasa 25, Januari 2011 | 12:00:00 wib

Padang, Januari 2010 Ide terbaru bagi rakyat Sumbar khusus bagi calon pengantin (catin)kini mencuat. Kedepan catin harus memiliki sertifikat pelatihan pra nikah. Program Badan Penasehatan Pembinaaan Pelestarian Perkawinan) BP4 ini langusng direspon positif serta mendapat dukungan dari Gubernur Sumbar Irwan Paryitno. Pernyataan tersebut dijelaskan Gubernur ketika menerima tim BP-4 pusat dan Sumbar ini saat beraudiensi digubernuran Padang beberapa hari lalu. Perlunya sertifikat itu dilahirkan, dilandasi oleh makin tingginya kasus perceraian dan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang juga berujung pada kehancuran dalam rumah tangga itu sendiri.Hal ini bisa saja terjadi di Sumbar khususnya dan Indonesia umumnya. Untuk itu keberadaan BP-4 ini perlu memainkan peran positifnya dalam segala hal, sehingga bisa meminimalisir angka perceraian di rumah tangga saat ini dan masa datang. Mengingat tingginya angka perceraian yang terjadi akhir-akhir ini, perlu gugahan pengurus BP4 pusat untuk merapatkan barisan supaya bisa bermitra dengan Pemerintahan Daerah (Pemda) guna menekan angka perceraian tersebut termasuk Sumatera Barat. Dihadapan tim tersebut, Gubernur menyambut baik program yang ditawarkan BP4, bahkan akan diusulkan dalam anggaran APBD. Ini langkah positif bagi Pemrov Sumbar. Dikatakan, ketua BP4 Pusat Dr.Hj. Nurhayati Djamas, MA, pihaknya sebelumnya telah beraudiensi dengan hampeir 50 persen gubernur seindonesia tambahnya lagi. BP4 sebagai media independen yang merupakan mitra Kementerian Agama hendaknya bisa menjalankan perannya membina rumah tangga yang lestari sehingga tercipta keluarga sakinah mawaddah warahmah, papar Hj. Nurhayati Djamas dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi dengan Kepala Kankemenag dan Kasi Urais se Sumbar di Aula Kanwil Kemenag Sumbar. Hadir dalam kegiatan tersebut Dirjen Badilag Mahkamah Agung RI yang diwakili Direktur Pranata Pengadilan Agama, Ketua PTA Padang, Pengurus BP4 Pusat dan Daerah. Drs. H. Darwas sebagai pembina BP4 Provinsi Sumatera Barat berharap BP4 Provinsi Sumatera Barat dan Kab/Kota bisa melakukan reposisi, sehingga BP4 sebagai organisasi kemasyarakatan tidak hanya sebagai mediator tapi bisa berperan sebagai advokasi, pendamping keluarga dalam kasus persidangan di pengadilan agama, namun yang terpenting dari itu semua, klu bisa BP4 adalah tempat terakhir bagi keluarga menyelesaikan permasalahan keluarganya bukan di pengadilan agama, paparnya. Sementara itu Kepala bidang Urais sebagai Ketua BP4 Sumatera Barat jg memaparkan bahwa eksistensi BP4 sangat diperlukan dalam membina sebuah keluarga, karena maju mundurnya sekelompok masyarakat tergantung dari bagaimana pembinaan sebuah keluarga. Jika sebuah keluarga baik maka secara otomatis generasi yang dilahirkannya tentu akan baik. Sejauh ini BP4 sudah menjalankan beberapa program diantaranya rapat kerja, konsolidasi organisasi, koordinasi dengan Pengadilan Tinggi Agama dan instansi terkait lainnya,, mudah-mudahan BP4 memiliki peran yang baik dalam membina keluarga-keluarga yang bermasalah. Risna (Bidang Urais)

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW