Logo
Pengukuhan MUI Kec. Payakumbuh - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Pengukuhan MUI Kec. Payakumbuh

Admin Sumbar Selasa 14, Juni 2011 | 11:00:00 wib

Pengukuhan MUI Kec. Payakumbuh 50 Kota, 13 Juni 2011 Bertempat di masjid al Muhsinin Koto Baru Simalanggang dilaksanakan pengukuhan pengurus MUI Kec. Payakumbuh periode 2010-2015 oleh Ketua Umum MUI Lima Puluh Kota, Safrijon Azwar, MA. Dalam sambutannya Ketua MUI menyampaikan bahwa khittah MUI ada 5; Sebagai waratsatul anbiya’ (pewaris para nabi), mufti (pemberi fatwa), Ra’iy wa al-khadim al-ummah (pengayom dan pelayan umat), Penggerak ishlah wa al-tajdid (perbaikan dan pembaharuan) serta berada di garda depan amar ma’ruf nahi munkar). Karena amanah ini telah diambil oleh pengurus maka secara otomatis hendaklah pengurus melaksanakan khittah tersebut. Berikut landasan pegkhdimatan MUI adalah 9; dinniyyah (berlandaskan ad-dien yang kaffah), irsyadiyyah (pencerdasan), Istijabiyyah (responsif terhadap persoalan umat), hurriyah (independent karena MUI tidak berafiliasi kemanapun serta tidak berada di bawah pemeintah namun bekerja sama dengan pemerintah), ta’awuniyah (kerjasama), syurriyah (berprinsip musyawarah), tasamuh (toleransi), qudwah (keteladanan) dan addauliyyah (menata dunia dengan kedaulatan). Camat Payakumbuh, Rahmat Hidayat, M.Si dalam sambutannya menyampaikan keberadaan MUI Kec. Payakumbuh adalah asset bagi kita dalam membangun kecamatan, di samping lembaga-lembaga lain yang telah lebih dahulu dikukuhkan. Ia juga mengharapkan agar MUI dapat memberi masukan kepada pemerintah kecamatan terkait dengan persoalan pembangunan bidang keagamaan, apalagi saat ini umat sangat membutuhkan keberadaan MUI, sebab semakin hari mental spritual masyarakat semakin lemah dibuktikan dengan banyaknya kasus-kasus termasuk kasus bunuh diri. Kegiatan pengukuhan juga disertai dengan acara Tabligh akbar diisi oleh Desemberi Chaniago, SH. Ia mengajak masyarakat untuk menebarkan Islam yang rahmatan lil alamin, sebab tantangan umat ke depan sangat berat, fenomena kita saling curiga, politik kristenisasi, pecah belah, tuan bahkan tuhan masyarakat adalah TV harus kita selesaikan, oleh karenanya maka mari kita bangun konsolidasi. Semoga! (Sfj)

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW