Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAM-BN) Tingkat MTs berawal hari ini

Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAM-BN) Tingkat MTs berawal hari ini
Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAM-BN) Tingkat MTs berawal hari ini

Bukittinggi, (Inmas) - 25/3, Pemerintah Kota Bukitinggi, Sumatera Barat (Sumbar), menyiapkan MtsN 1 Bukittinggi di kota itu untuk mengikuti adiwiyata mandiri 2014. Walikota Bukittinggi, H. Ismet Amzis, SH, didampingi oleh kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Muhamad Nur,MA di Bukittiggi, Selasa 25/3, mengatakan, MTsN 1 Bukittinggi satu-satunya madrasah yang harus kita dukung serta motivasi menuju Madrasah Adiwiyata Mandiri. 

“MTsN 1 Bukittinggi tersebut telah berhasil meraih adiwiyata nasional sehingga tahun ini berpeluang untuk meraih penghargaan Adiwiyata mandiri dari Kementrian Lingkungan Hidup,” katanya. Menurutnya, untuk mengikuti lomba adiwiyata mandiri maka setiap sekolah harus membina paling sedikit 10 sekolah binaan dalam melaksanakan program pelestarian lingkungan. “Saat ini MTsN 1 sudah membina Madrasah dan Sekolah yang ada di Gulai Bancah Bukittinggi,” katanya. 

Dia menyebutkan, tiga komponen pembinaan yang harus diberikan adalah peduli lingkungan, partisipasi lingkungan hidup, sarana dan prasarana sekolah yang peduli terhadap lingkungan. Menurut dia, yang dipersiapkan MtsN 1  itu adalah persiapan non fisik seperti dukungan kelengkapan dokumen mencapai 70 persen, sedangkan kesiapan fisik hanya 30 persen. “Adiwiata mandiri ini, memang lebih terkonsentrasi pada kegiatan non fisik, karena menyangkut kebijakan pemerintah terkait kurikulum berbasis lingkungan,” katanya. (Laporan Hayatullah Kumaini|j@y)

 

Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAM-BN) Tingkat MTs berawal hari ini (08 April 2014)

Bukittinggi, (Inmas) - Senin 24/3 Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAM-BN) MTs dimulai dilingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, di Kota Bukittinggi UAM-BN diikuti oleh 514 siswa MTs. Tim Monitoring UAM-BN Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi senin 24/3 langsung  mengunjungi seluruh lokasi penyelenggara ujian tersebut yang terdiri dari beberapa tim monev. H. Muhamad Nur, MA, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi bersama Tri Andriani Djusair, S.Ag, Kasi  Pendidikan Madrasah  mendatangi MTsN 1 dan MTsN 2 Bukittinggi selalu penyelenggaran UAMBN,  Sementara itu H. Idrial, Kasubag TU bersama Azril, S.Hi dan Andria Susanti, S.PdI, Staf Pendidikan Madrasah monev ke MTsN 2 Bukittinggi, Drs. H. M. Arsyad, Kasi Pdpontren dan Hilaluddin, S.Pd, Pengawas Madrasah Monev Ke MTsN 1 Bukittinggi, berdasarkan pantauan dan koisioner yang tersedia ujian berjalan dengan lancar, aman dan tertib.

Kepala Kantor Kementerian Agama, H. Muhamad Nur, MA menyatakan kepada tim humas saat diwawancarai :” untuk mengetahui hasil belajar peserta didik dan meningkatkan mutu pendidikan agama islam yang meliputi mata pelajaran Alqur’an- Hadits, Akidah akhlak, Fiqih, Sejarah Kebudayaan Ialam, Ilmu Kalam dan Bahasa Arab pada madrasah aliayah dan tsanawiyah, dan untuk mengukur ketercapaian konpetensi peserta didik sesuai dengan standar kompetensi lulusan,  maka perlu mengikuti Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAM-BN). Penyelenggaran ujian tahun ini diharapkan berjalan lancar dan tertib dan aman sesuai dengan POS yang telah diturunkan oleh Direktorat  Jenderal Pendidikan Islam nomor 171 Tahun 2014. Kesuksesan ujian tahun ini harus benar-benar maksimal sehingga siswa Madrasah Kota Bukittinggi baik nageri maupun swasta mampu bersaing dengan madrasah-madrasah daerah lain. Sukses persiapan, sukses penyelenggaraan dan sukses hasil adalah motto yang kita angkat saat ini.

Fungsi UAM-BN adalah sebagai bahan pertimbangan dalam penetuan pemetaan mutu madrasah, salah satu syarat ketentuan lulusan, umpan balik dalam perbaiakan program pembelajaran ada mts dan ma, alat pengendali mutu pendidikan dan pendorong peningkatan mutu penididikan pada madrasah” tambah H. Muhamad Nur, MA dengan lugas.

Tri Andriani Djusair, S.Ag, Kasi pendidikan madrasah saat ditemui tim humas menyatakan :”Acuan UAM-BN ini adalah Paraturan Menteri Agama nomor 2 Tahun 2008, tentang Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah. Peserta UAM-BN di Kota Bukittinggi sebayak 514 siswa terdiri dari dua madrasah negeri dan empat madrasah swasta : MTsN 1 Bukittinggi 277 siswa, MTsN 2 Bukittinggi 167 siswa, MTsS PP Bai’aturidhwan 21 siswa, MTsS Muhamadiyah Bkt 7 siswa, MTsS PP Al Maarif 20 Siswa dan MTsS PP Mad. Munawarah 22 siswa, penyelenggaraan ujiannya tanggal 24 Maret 2015 sampai dengan 26 Maret 2014 mendatang.

Dari enam madrasah dua penyelenggara dan empat lainya sebagai KKMnya antara lain : MTsN 1 Bukittinggi 277 siswa penyelenggara, MTsS PP Baia’aturidhwan 21 siswa dan MTsS Muhamadiyah 27 siswa KKMnya, dan MTsN 2 Bukittinggi 167 siswa penyelenggara, MTsS PP Al Maarif 20 siswa dan MTsS PP Mad. Munawarah 22 siswa KKMnya” Tambahnya. (Lap. Hayatullah Kumaini|j@y)