Public Relation Mampu Mempengaruhi Masyarakat

Public Relation Mampu Mempengaruhi Masyarakat
Public Relation Mampu Mempengaruhi Masyarakat

Bukittinggi, Inmas--Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi  adakan Orentasi Public Relation untuk 25 orang peserta terdiri dari PNS Kemenag Kota Bukittinggi, Penyuluh Agama, penghulu dan Guru PAI di Grand Malindo Hotel Bukittinggi. Hadir sebagai narasumber Drs. Asfar Amir, MM, selain PNS juga sebagai wartawan senior.

"Pablic Relation mampu mempengaruhi masyarakat. Public Relation (PR)  di Indonesia diistilahkan dengan Hubungan Masyarakat (Humas)", papar Asfar. Sesuai dengan perkembangan PR Di Indonesia dikenal baru tahun 1950-an dan pengembangan secara akademik  sejak awal dekade 1960.

Di Indonesia PR menggunakan kata kata Humas (Hubungan Masyarakat), sehingganya sampai sekarang disetiap lembaga intansi pemerintah sejak dari pusat  ada lembaga Humas, di pusat dikenal denganDirektorat Humas, atau Biro Humas,dan provinsi juga Biro Humas dan sampai ke tingkat bawah Bahagian humas, atau Kabag Humas  d Subag Humas.

Peranan PR dalam Organisasi peranan praktisi humas dalam organisasi  merupakan  salah satu kunci penting  untuk  pemahaman akan fungsi  public  relations  dan  komunikasi  organisasi disamping sebagai sarana pengembangan   pencapaian   profesionalitas  dari   praktisi   humas.

secara sederhana tugas praktisi kehumasan adalah menjadi penghubung antara lembaga publik dengan masyarakat luas, agar tercapai saling pengertian, kerjasama dan sinergi yang positif antara berbagai pihak yang ada.  Dalam konteks lembaga lembaga publik seperti pemerintah, sejatinya peran melayani dan mengembangkan dukungan publik guna mencapai tujuan organisasi-lah yang sangat penting dimainkan oleh praktisi kehumasan;

Pada konteks ini, maka praktisi humas harus bisa membentuk nilai-nilai, pemahaman, sikap-sikap, sampai perilaku dari publik agar sejalan dengan kebutuhan organisasi. Melalui pengemasan pesan-pesan komunikasi  publik yang lebih banyak berisikan tentang apa dan siapa serta apa manfaat keberadaan organisasi. Pesan-pesan ini dapat dikomunikasikan melalui media massa atau media lain yang dipilih sesuai dengan target sasaran;

Sebagai pengghubung atau terompet dari organisasi, lembaga atau badan , lembagaTujuan PR adalah memberi informasi kepada masyarakat atau publik;  persuasi yang dimaksudkan untuk mengubah sikap dan tingkah laku masyarakat terhadap lembaga demi kepentingan kedua belah pihak; usaha untuk mengintegrasikan sikap dan perbuatan antar lembaga dengan sikap perbuatan masyarakat dan sebaliknya;

Menyuarakan kebijakan pimpinan, perkembangan dan kemajuan lain kepada publik Hubungan PR dengan Pers yaitu memberi informasi kepada masyarakat atau publik;  persuasi yang dimaksudkan untuk mengubah sikap dan tingkah laku masyarakat terhadap lembaga demi kepentingan kedua belah pihak; usaha untuk mengintegrasikan sikap dan perbuatan antar lembaga dengan sikap perbuatan masyarakat dan sebaliknya;  Menyuarakan kebijakan pimpinan , perkembangan dan kemajuan lain kepada publik”. Demikan paparan Drs. Asfar Amir, MM dalam orientasi tersebut.(Hayatullah/Rina)