Kanwl Kemenag Laksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional

Kanwl Kemenag Laksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional

Padang, Inmas--Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat kembali lagi melaksanakan kegiatan rutin bulanan yaitu upacara untuk memperingati hari Kesadaran Nasional, Selasa (17/9) dimulai pukul 07.30 WIB di lapangan Kanwil Kemenag Sematera Barat. Kepala Bagian Tata Usaha H. Irwan bertindak sebagai inspektur upacara  dan Raflis  Penyuluh Agama Islam Fungsional Kanwil  selaku komandan upacara.

Upacara diikuti oleh seluruh pegawai Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat beserta semua siswa dan mahasiswa yang sedang melaksanakan praktek kerja lapangan di kantor ini  juga turut serta dan mengikuti upacara dengan ta’at dan tertib.

Dalam Amanat Kabag TU selaku inspektur  upacara  menyampaikan mudah-mudahan kegiatan upacara ini menambah spirit untuk meningkatkan kualitas kinerja  dan pengabdian ASN kepada bangsa dan negara.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian dan kecintaan kita terhadap bangsa dan negara, sebagai aparatur sipil negara tentu kita harus meningkatkan kualitas pengabdian dan pelayanan kita kepada masyarakat. Selanjutnya pagi ini beberapa ajang Tingkat Nasional akan dimulai dan salah satunya akan dibuka oleh Menteri Agama.

"Mudah-mudahan semua iven Tingkat Nasional yang diikuti baik itu KSM di Manado, LKTI & MDK di Jakarta, Pentas PAI  Tingkat Provinsi dan sebagainya berjalan lancar, sukses dan   mendapatkan hasil yang maksimal,” ujarnya.

Irwan juga membeberkan beberapa hal yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bentuk kecintaan kepada bangsa dan negara. Ada 3 hal yang harus di tingkatkan; Pertama Kedisiplinan, kedisiplinan merupakan kunci dari segala sesuatu yang kita lakukan. Disiplin kita masuk, disiplin kita keluar dan disiplin juga dalam menjalankan tugas. Karena disiplin inilah sebagai tonggak pertama untuk kesuksesan sebuah pekerjaan. Orang yang tidak disiplin itu adalah suatu kemustahilan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Maka bentuk pengabdian kita pada masyarakat kita wujudkan dalam bentuk kedisiplinan.

 

Kedua Peningkatan kualitas kinerja, setiap hari pekerjaan selalu akan banyak dan setiap hari akan mendapatkan berbagai tantangan maka tentu kita harus lakukan berbagai inovasi, berbagai terobosan-terobosan untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

" Yang harus kita sadari adalah bahwa kita adalah pelayan masyarakat dan harus memberikan yang terbaik untuk masyarakatnya. Maka untuk itu kita pastikan setiap yang berurusan ke Kanwil  dipastikan mendapatkan yang terbaik," tegas Kabag.

Tidak hanya dengan masyarakat umum, juga termasuk dengan sesama kemenag dan sahabat-sahabat dari  daerah yang datang ke Kanwil ini, mari kita layani dengan sebaik-baiknya dan berikan yang terbaik.

" Maka untuk itu Bapak/ibuk peserta upacara kami menghimbau dan mengajak mari kita layani dan kita berikan yang terbaik tidak hanya kepada masyarakat tapi juga pegawai kita, ini adalah sebuah bentuk komunikasi yang efektif antara kita, termasuk hubungan antara sesama kita sehingga kita menginginkan bahwa pekerjaan selesai dan hubungan silaturahmi antara kita tetap terjalin dengan baik," harap pria kelahiran bikittinggi ini.

Ketiga Peningkatan kualitas ataupun kompetensi, hari ini setiap tahun peraturan akan mengalami perubahan, berbagai regulasi datang silih berganti, ini tidak bisa kita pungkiri, ketika ASN tidak mau dan tidak melihat berbagai situasi itu, maka  akan ketinggalan dari berbagai regulasi dan akan berbuntut pada dampak hukum ataupun dampak persoalan-persoalan hukum.

" Maka pahami tusi kita masing-masing, perubahan regulasi ini harus kita cermati dan harus kita pelajari sebagai bentuk peningkatan kompetensi diri. Banyak hal yang bisa kita lakukan diskusi, FGD, bimtek dan lain sebagainya karena ini tentu akan memudahkan kita dan mempelancar pekerjaan kita sebagi Aparatur  Sipil Negara," ujarnya lagi.

lebih lanjut H. Irwan juga mengatakan bahwa tidak berapa lama lagi, Pagu Depenitif juga akan mulai dilaksanakan, maka buatlah  program, sesuaikan dengan TOR dan Rencana Anggaran Belanja (RAB), sehingga setiap kegiatan itu memiliki kualitas untuk pengabdian kepada masyarakat.

“Jangan nantik dengan tidak lengkapnya TOR dan RAB dan tidak lengkapnya apa yang kita sajikan, sehingga muncullah bintang anggaran yang turun, muncullah anggaran yang tidak seimbang, maka perlu lobi-lobi, perlu komunikasi yang efektif dengan Kementerian Agama Pusat," tegas H. Irwan

Semua bidang kemaren sudah melakukan komunikasi dengan pihak pusat sesuai dengan tusi masing-masing, menjalin komunikasi dengan berbagai stake holder untuk mendukung program dan kegiatan. Ini adalah sebuah terobosan untuk membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik lagi, terangnya lagi

“Dalam minggu besok mulai dari pendis, bimas, sekretariat, haji, akan disuguhkan dengan penetapan pagu depenitif, mari kita siapkan semua perlengkapan instrumennya hingga apa yang kita minta sesuai dengan terget yang kita inginkan. Untuk tahun 2020 berbagai tantangan, berbagai kegiatan itu akan merujuk kepada Rencana Strategis (Renstra) baru yaitu restra 2020 dan 2024, tentu semua program harus kita sesuaikan dengan renstra terbaru itu,” tambahnya

“Mudah-mudan kegiatan kita kedepannya tetap berjalan sukses dengan pelaporan akhir tahun, kedatangan auditor semuanya akan menjadi kegiatan rutin kita. Ini harus kita persiapkan dengan sebaik-baiknya,” pungkas H. Irwan (Yuli|Mira)