Kankemenag Agam Laksanakan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah dan BERKAH Era Normal Baru

Kankemenag Agam Laksanakan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah dan BERKAH Era Normal Baru
Kankemenag Agam Laksanakan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah dan BERKAH Era Normal Baru
Kankemenag Agam Laksanakan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah dan BERKAH Era Normal Baru
Kankemenag Agam Laksanakan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah dan BERKAH Era Normal Baru
Kankemenag Agam Laksanakan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah dan BERKAH Era Normal Baru

Agam, Humas--Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam yang diwakili oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam, Pebri Doni membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah atau Belajar Rahasia Nikah (BERKAH) bagi Calon Pengantin Kabupaten Agam Tahun 2020 pada hari Selasa (11/08) di Aula Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Basung Kabupaten Agam.

Dalam sambutannya Pebri Doni menyampaikan bahwa keluarga yang kuat merupakan salah satu fondasi terpenting dalam pembangunan sumber daya manusia sesuai cita-cita luhur bangsa. Keluarga juga merupakan salah satu komponen utama demi tercapainya pembangunan berkelanjutan. kekuatan suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh kekuatan keluarga dan masa depan bangsa sesungguhnya dibangun di atas kekuatan fondasi keluarga.Melalui institusi keluargalah pembangunan manusia yang sesungguhnyadilakukan. Oleh karena itu pembangunan keluarga yang kokoh dan tangguh merupakan kebutuhan mendasar suatu negara.

"Hal ini sejalan dengan agenda prioritas pembangunan yang disebut dalam Nawa Cita, khususnya agenda kelima yaittu meningkatkan kualitashidup manusia Indonesia," ujar Pebri.

Lebih lanjut Pebri Doni menuturkan bahwa mewujudkan keluarga yang kokoh dan tangguh memerlukan ikhtiar yang sungguh-sungguh, teristimewa pada pasangan yang akan dan sedang membangun mahligai rumah tangga. Untuk itu dibutuhkan pengetahuan dalam mewujudkan keluarga bahagia, kesadaran bersama dalam membangun keluarga sehat dan berkualitas, kesungguhan dalam mengatasi berbagai konflik keluarga serta komitmen dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan global yang semakin berat sebagai prasyarat yang harus dimiliki oleh setiap pasangan yang menikah.

"Tanpa semua itu, keluarga yang kokoh dan tangguh akan sangat sulit diwujudkan. akibatnya, kehidupan perkawinan menjadi rapuh dan rentan mengalami konflik tak berujung dan berakhir dengan perpecahan," tutur Pebri.

Selanjutnya Kasi Bimas Islam mengatakan bahwa ketika keutuhan rumah tangga dipertaruhkan, maka sesungguhnya masa depan bangsalah yang sedang digadaikan. Apabila sebuah perceraian terjadi, maka berbagai persoalan bangsa akan muncul menyertainya, seperti lahirnya kemiskinan sehingga hal ini dapat menjauhkan perempuan dan anak-anak dari kehidupan yang sehat dan sejahtera serta hak anak juga dapat terabaikan.

Kegiatan Bimbingan Perkawian Pra Nikah dan BERKAH kali ini dengan tema "melalui bimbingan perkawinan pra nikah dan belajar rahasia nikah bagi calon pengantin kita wujudkan keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah menuju ketahanan keluarga nasional" diikuti oleh 20 orang pasangan calon pengantin Kabupaten Agam uniknya juga diikuti dan dihadiri oleh para orangtua calon pengantin dengan Kepala Kankemenag Kabupaten Agam, Kasi Bimas Islam, PPK Seksi Bimas Islam dan Kepala KUA Kecamatan Lubuk Basung sebaga narasumber. Syef|Mira