Kasi Kepenghuluan dan Kasi Bina Paham Keagamaann Kanwil Kemenag Sumbar Berkunjung Ke Kua IV Jurai

Kasi Kepenghuluan dan Kasi Bina Paham Keagamaann Kanwil Kemenag Sumbar Berkunjung Ke Kua IV Jurai

Painan, Humas--Utusan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, berkunjung ke KUA Kecamatan IV Jurai,  Kabupaten Pesisir Selatan. Mereka yang hadir adalah, Kasi Kepenghuluan dan Fasilitas Bina Keluarga Sakinah H.Syafalmart. Kasi Bina Paham Keagamaan dan Perpustakaan Islam, H.Yasril. 

Kunjungan kerja yang dilakukan pada Rabu (12/08) oleh utusan Kanwil Kemenag Sumbar tersebut, dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) kinerja kepala kUA dan ASN lingkup setempat.

Dalam arahannya, Kasi Kepenghuluan,  H. Syafalmart mengingatkan Penghulu dan Penyuluh Agama Islam di lingkup KUA setempat,agar dapat menjalankan tugas dan meningkatkan kualitas kinerja Kepada seluruh ASN juga diminta untuk dapat berkolaborasi dalam menjalankan tugas dan fungsinya. "Penghulu dan Penyuluh Agama Islam harus bisa berkolaborasi dalam menjalankan tugas dan fungsi yang telah diamanatkan," ucap H. Syafalmart

Menurutnya, ada beberapa tugas Penghulu yang harus melibatkan Penyuluh Agama Islam untuk menyelesaikannya, baik Penyuluh Fungsional maupun Non PNS. Seperti tugas melakukan pengukuran ulang arah kiblat (rashdul kiblat). Meningkatkan fungsi kemasjidan dan tugas lainya.

"Tugas yang dilakukan akan terasa lebih mudah, ketika terbangun kerjasama yang baik dalam urusan tersebut,"terangnya. 

Justru itu, Kasi Kepenghuluan Syafalmart berharap ke depan, Penghulu dan Penyuluh Agama Islam harus meningkatkan komunikasi dan kerja sama yang baik. Apalagi dalam menyelesaikan tugas keumatan.

Sementara itu, Kasi Bina Paham Keagamaan dan Perpustakaan Islam, H. Yasril. Dalam kesempatan itu memberikan arahan bagi jajaran Kua setempat, untuk melakukan pengawasan terhadap kemungkinan adanya aliran sempelan dan paham keagamaan di daerah ini. Ia berharap penyuluh agama sebagai petugas di lapangan  bisa mengamati dengan cermat. Ketika ada tanda-tanda kegiatan yang mencurigakan, untuk dapat dilaporkan pada Majelis Ulama Indonesia (MUI) di wilayah tersebut.

"Kita berharap Penyuluh Agama Islam Fungsional, maupun Non PNS bisa berperan aktif untuk mengatasi,jika kemungkinan adanya aliran sempelan dan paham keagamaan di daerah ini," ajaknya.

Kasi Bina Paham Keagamaan dan Perpustakaan Islam, Kanwil Kemenag Sumbar, H. Yasril. Pada kesempatan itu, juga mengingatkan, agar para Penyuluh Agama Islam dapat melakukan pendataan dan mempersiapkan berdirinya Perpustakaan Masjid Besar Kecamatan.

"Kita berharap ke depan,Pesisir Selatan dapat melahirkan Masjid Besar Kecamatan yang memiliki perpustakaan representif dan punya pojok leterasi. Diharapkan peran dan partisipasi Penyuluh Agama Islam di daerah ini untuk mewujudkannya" tutup H. Yasril.

Kedatangan Kasi Kepenghuluan dan Kasi Bina Paham Keagamaan dan rombongan disambut baik, Kepala Kua IV Jurai, Betriadi. Dalam sambutanya, mantan Kepala KUA Kecamatan Silaut tersebut berjanji untuk senantiasa berbenah dalam rangka mewujudkan pelayanan yang baik di kua setempat.

Bersama jajarannya, Betriadi bertekad untuk melaksanakan arahan yang disampaikan pimpinan. Apalagi untuk kemajuan dan peningkatan nama baik kantor Kua IV Jurai di masa mendatang.

Insyaallah keluarga besar Kua IV Jurai siap untuk berbenah menuju perubahan yang lebih baik lagi di masa mendatang," ucap Betriadi. (Dodi)|Mira