Kiprah Awal Para Penggiat Literasi Dari Tanah Ekuator

Kiprah Awal Para Penggiat Literasi Dari Tanah Ekuator

Bonjol, Humas--Guna memunculkan dan meningkatkan geliat literasi di kemenag kabupaten pasaman, Kemenag Pasaman menghadirkan pojok literasi yang diisi oleh karya-karya berupa buku hasil menulis guru dan pegawai Kemenag Pasaman. Tak ketinggalan,  MTsN 4 Pasaman yang sudah melahirkan para penulis melalui MGI (MediaGuru Indonesia)  dari dua tahun yang lalu, turut serta berpartisipasi dalam menyerahkan hasil karya buku langsung kepada KaKanKemenag Kab. Pasaman H. Dedi Wandra yang didampingi Kasubag TU  H.  Asrul, Selasa (15/9) bertempat di ruangan Kakan Kemenag. 

Kepala MTsN 4 Pasaman Hj. Raflis bersama dua orang guru, Syofiarti dan Arya Wisata Fitri menyerahkan hasil karya buku mereka yang dilahirkan dari kegiatan MWC (Media Writing Camp) 18 KPPL Kemenag Sumbar pada Februari 2019 lalu.  Buku-buku yang lahir dari rahim para wanita tangguh yang mengabdi di tanah kelahiran Imam Bonjol itu diharapkan bermanfaat, menginspirasi, dan mampu menabuh motivasi bagi para penggiat literasi lainnya, khususnya untuk keluarga besar kemenag kab. Pasaman sendiri tentunya. 

Hj.  Raflis sendiri menyerahkan 1 buah buku dan 1 buah jurnal serta buku lainnya sedang dalam proses pengeditan dan akan segera dicetak. Sementara Syofiarti dan Arya Wisata Fitri masing-masing sudah melahirkan 4 buah buku dan 9 buah buku. Di luar itu, masih ada buku lain yang sedang tahap penyelesaian dan akan segera turut meramaikan pojok literasi kemenag pasaman. 

Hj.  Raflis,  selaku Kepala MTsN 4 Pasaman mengaku bangga akan kiprah literasi yang ia dan anggotanya telah lakukan. 

"Kami masih berjuang untuk melahirkan karya-karya lain dan insyaallah akan segera meramaikan pojok literasi kemenag pasaman.  Kami juga berterima kasih kepada Bapak KaKanKemenag yang telah mendukung kiprah literasi dengan menghadirkan pojok literasi untuk karya-karya yang lahir dari keluarga besar kemenag kab. Pasaman, khususnya bagi MTsN 4 Pasaman sendiri. Semoga ke depannya apresiasi dan dukungan yang diberikan Bapak Kakan Kemenag, mampu membakar semangat untuk terus menghidupkan literasi di kemenag pasaman," tuturnya menjelaskan.  (arya)|DW