MAN 4 Agam Workshop Peningkatan Kompetensi Guru di Era Pandemi

MAN 4 Agam Workshop Peningkatan Kompetensi Guru di Era Pandemi
MAN 4 Agam Workshop Peningkatan Kompetensi Guru di Era Pandemi
MAN 4 Agam Workshop Peningkatan Kompetensi Guru di Era Pandemi
MAN 4 Agam Workshop Peningkatan Kompetensi Guru di Era Pandemi
MAN 4 Agam Workshop Peningkatan Kompetensi Guru di Era Pandemi
MAN 4 Agam Workshop Peningkatan Kompetensi Guru di Era Pandemi

Koto Kaciak, Humas-MAN 4 Agam sukses melaksanakan Workshop E-learning dan peningkatan profesionalisme guru selama 3 hari, yaitu Selasa—Kamis, 3-–5 November 2020. Kegiatan yang diangkat dengan tema “Peningkatan Kompetensi Guru di Era Pandemi untuk Mewujudkan Madrasah Hebat Bermartabat ini diadakan di Aula MAN 4 Agam.

Sesuai dengan tema yang diangkat, workshop ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mewujudkan madrasah hebat dan bermartabat, yaitu dimulai dengan meningkatkan profesionalisme, khususnya guru MAN 4 Agam.

Kegiatan ini diikuti oleh 65 peserta, yang terdiri dari 45 orang tenaga pendidik, 5 orang tenaga kependidikan, dan 15 orang mahasiswa PPL yang berasal dari 4 univeritas berbeda, yaitu UNP, IAIN Bukittinggi, UIN IB Padang, dan UIN Suska Riau. Hal ini sesuai dengan laporan ketua panitia, Fadli Suwandi dalam acara pembukaan workshop.

Kegiatan Workshop dibuka dengan sambutan dari Plt Kepala MAN 4 Agam, Isrizal. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa MAN 4 Agam berkomitmen untuk memberikan pelayanan pendidikan maksimal kepada peserta didik. Untuk mewujudkan hal tersebut, MAN 4 Agam perlu meningkatkan profesionalisme guru. Kita selaku tenaga pendidik harus tetap berkreasi dan berinovasi dalam melaksanakan pembelajaran, baik secara daring maupun luring agar peserta didik tetap bersemangat dalam menjalankan sistem pembelajaran dalam kondisi pandemi ini.

Kegiatan wokshop ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan profesionalisme guru MAN 4 Agam”, kata Isrizal. Selanjutnya, workshop dibuka secara resmi oleh Kakan Kemenag Agam, H. Edy Oktafiandy.

Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada citivitas akademika MAN 4 agam yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. “Kegiatan workshop semacam ini sebaiknya dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalitas guru," kata H. Edy Oktafiandy.

Selain membuka acara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Agam juga menjadi narasumber dalam kegiatan workshop dengan materi “Guru Profesional dan Guru Milenial”. Menurutnya, guru profesional pada zaman milenial setidaknya memiliki 5 karakteristik, yaitu menjadi public figure yang baik, memiliki kemampuan humor, selalu berinovasi, membangun komunitas yang baik dengan sesama guru, dan memiliki kemampuan public speaking. Setelah pembukaan, kegiatan workshop berlanjut dengan materi “Pembuatan Video Pembelajaran dengan Kinemaster”.

Pada hari kedua workshop, ada dua materi yang disajikan, yaitu “Pembentukan Karakter Moderat Guru dan Siswa” dan “Pengenalan Aplikasi E-Learning Madrasah”.

Materi pertama disampaikan oleh Edi Zalman, Kasi Penmad Kantor Kemenag Agam. Menurutnya, karakter moderat sangat perlu untuk ditanamkan dalam diri ASN Kementerian Agama.

“Kita perlu memiliki karakter moderat karena kita perlu menjaga kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Edi Zalman. Materi selanjutnya disampaikan oleh Jimmy Andrio selaku narasumber sekaligus operator sekolah. Peserta dipandu mulai dari membuka halaman e-learning Madrasah, cara login, sampai pada menginput data guru dan siswa.

Kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru MAN 4 Agam berakhir pada hari Kamis, 5 November 2020. Kegiatan workshop pada hari ketiga dihadiri oleh Pengawas Madrasah se-Kabupaten Agam, Helmi, yang menjadi narasumber. Materi yang disampaikan yaitu mengenai Dokumen 1 KTSP dan Kompetensi Guru.

"Materi ini merupakan hal yang sangar penting dalam sebuah madrasah, terutama Dokumen 1 KTSP karena merupakan dapur madrasah. Gambaran madrasah secara keseluruhan akan tampak melalui Dokumen 1 KTSP ini,” ujar Helmi dalam workshop kemarin.

Acara ditutup dengan materi terakhir, yaitu pengaplikasian “e-learning madrasah oleh Jimmy Andrio. Selama pelaksanaannya, peserta workshop tampak antusias dengan berbagai materi yang disajikan. Peserta yang merupakan civitas akademika MAN 4 Agam sangat berharap kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

“Semoga ada kegiatan workshop seperti ini rutin dilaksanakan untuk mengecas kembali semangat dan kreativitas guru MAN 4 Agam," ujar Nusantari Putri Jaya selaku peserta workhop.Penulis Darman/yurisa