TIM PKKM KANWIL SUMBAR NILAI KINERJA KEPALA MTsN 10 AGAM

TIM PKKM KANWIL SUMBAR NILAI KINERJA KEPALA MTsN 10 AGAM
TIM PKKM KANWIL SUMBAR NILAI KINERJA KEPALA MTsN 10 AGAM

Agam, Inmas - Tim Penilai Kinerja Kepala Madrasah Kanwil Kemenag Sumbar yang diketuai oleh Afrizal didampingi Edi Zalman Kasi Penmad  Kankemenag Agam melaksanakan PKKM di MTsN 10 AGAM pada Selasa sore (24/11). Dalam kesempatan yang sama juga hadir  pengawas madrasah dan ketua komite MTsN 10 Agam sebagai tim penilai.

Dalam arahannya, Afrizal, ketua tim penilai menyampaikan bahwa PKKM dilaksanan berdasarkan Juknis Penilaian Kinerja Kepala Madrasah – Keputusan Dirjen Pendis Nomor 1111 tahun 2019. Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) merupakan suatu proses pengumpulan, analisis, dan interpretasi data tentang kualitas Kepala Madrasah dalam melaksanakan tugas pokoknya sebagai kepala madrasah. Peraturan Menteri Agama Nomor 58 Tahun 2017 menjelaskan bahwa penilaian kinerja madrasah meliputi usaha pengembangan madrasah, pelaksanaan tugas manajerial, pengembangan kewirausahaan, dan supervisi sesuai dengan standar pendidikan. Maka, hasil PKKM dapat dijadikan acuan evaluasi untuk kemajuan madrasah di masa yang akan datang.

Pada  Ekspos Madrasah, Efendi, Kepala MTsN 10 Agam mempresentasikan data dan bahan PKKM yang akan dinilai. Efendi juga memaparkan prestasi MTsN 10 Agam di masa kepemimpinannya baik tingkat kabupaten maupun provinsi. Prestasi  terbaru siswa MTsN 10 Agam berhasil meraih juara 2 pada KSMO tingkat Provinsi pada mata pelajaran IPS atas nama Wilma Nisa Ayuni dan juara 1 mata pelajaran matematika pada  uji coba KSM Kabupaten atas nama Thahira Dinda Husna.

Sepanjang penilaian berlangsung, tim penilai tampak puas  terhadap bahan penilaian yang telah dipersiapkan. Sebanyak 108 poin yang diminta mampu disediakan dan dipresentasikan dengan baik.

Tim penilai sangat terkesan dengan kepemimpinan Efendi sebagai kepala MTsN 10 Agam. Di antaranya keberhasilannya mengupayakan lahan pengembangan madrasah seluas 1324 m² yang dapat diwujudkan melalui  kerjasama dengan Yayasan Padang Tarok Center (YPTC). Di samping itu beliau juga aktif menjalin kerjasama dengan pemerintahan nagari dan kecamatan.

“ Kami sebagai masyarakat Padang Tarok memuji ide kepala MTsN 10 Agam memasukkan kegiatan ‘ Alua Pasambahan’ ke dalam kegiatan ekstra kurikurikuler. Bahkan kepala MTsN 10 Agam  juga mengirim guru terjun langsung ke tengah masyarakat untuk memberikan materi penyelenggaraan jenazah “ ujar Mulyadi T.R. Tinggi, Ketua Komite MTsN 10 Agam ketika ditanya oleh tim penilai.

Di akhir acara, Afrizal tidak lupa berpesan kepada guru agar menguasai dan memanfaatkan TIK dalam pembelajaran. Selain itu, guru sebagai agen transformasi pengetahuan seharusnya punya kesadaran tentang literasi.(Elizarni).