Kakanwil Kemenag Sumbar Berikan Materi Pada Rapat Evaluasi Pelaksanaan MTQN ke XXVIII

Kakanwil Kemenag Sumbar Berikan Materi Pada Rapat Evaluasi  Pelaksanaan MTQN ke XXVIII

Padang, Humas -- Kantor Wilayah Kementerian Agama melalui Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf melaksanakan Rapat Koordinasi Rapat Koordinasi Evaluasi Penyelenggaraan MTQN XVVIII Tahun 2020 Di Provinsi Sumatera Barat, yang diselenggarakan tanggal 6-8 Desember di Royal Denai Bukittinggi dengan jumlah peserta 45 orang.

Setelah Membuka secara resmi kegiatan tersebut, Kakanwil Kemenag Sumbar, H.Hendri langsung memberikan Materi dihadapan para peserta. Dalam materi Kakanwil menyampaikan dalam kurun satu dekade terakhir prestasi kafilah Sumatera Barat di tingkat nasional selalu mengalami pasang surut :Tahun 2008 di Provinsi Banten kita peringkat 8, Tahun 2010 di Provinsi Bengkulu kita peringkat 5, Tahun 2012 di Provinsi Maluku kita peringkat 5, Tahun 2014 di Provinsi Kepri kita peringkat 5, Tahun 2016 di Provinsi NTB kita peringkat 7 dan Tahun 2018 di Provinsi Sumut  peringkat 14.

“ Alhamdulillah disaat kita menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Nasional XXVIII Tahun 2020, kafilah Provinsi Sumatera Barat berhasil meraih prestasi terbaik sebagai juara umum, walaupun target kita sebenarnya adalah 5 besar,” lanjut Hendri.

Kemudian putra Agam ini menjelaskan tentunya semua ini tidak terlepas dari usaha bersama, baik dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Kanwil Kementerian Agama, LPTQ beserta seluruh stake holder dan masyarakat Sumbar yang senantiasa mendukung kafilah untuk memperoleh hasil terbaik. Berkat usaha bersama, termasuk kerja keras dari peserta semuanya kita berhasil menjadi finalis terbanyak bersama provinsi DKI dengan hasil final yang barangkali di luar dugaan kita: Juara 1 sebanyak 9 cabang/golongan, Juara 2 sebanyak 10 cabang/golongan, Juara 3 sebanyak 4 cabang/golongan.

“Dengan total poin sebanyak 79 poin, kita berhasil mengalahkan DKI yang biasanya selalu mendominasi sebagai juara umum,” ucapnya bersemangat.

Tentunya Sumbar tidak berpuas diri dan berhenti sampai di sini,  Sumbarr harus bertekad untuk bisa mempertahankan prestasi ini pada even MTQN selanjutnya, MTQN XXIX Tahun 2022 di Provinsi Kalimantan Selatan, pesan Hendri.

Untuk menghadapi even MTQN Ke XXIX di Kalsel, mualai awal tahun ini kita harus sudah mulai lagi mempersiapkan diri, karena berdasarkan pengalaman , prestasi ini tidak terlepas dari usaha yang  dilakukan sejak awal 2019 lalu. Hampir butuh waktu 2 tahun guna mempersiapkan kafilah terbaik.

 

Dari seluruh rangkaian penyelenggaraan MTQN XXVIII tentu perlu dilakukan evaluasi dari berbagai aspek seperti administrasi, transportasi, konsumsi, pelayanan, protocol kesehatan dan termasuk dari sisi kafilah itu sendiri.

Untuk itu kegiatan ini adalah sebagai sarana untuk melakukan evaluasi dari berbagai aspek tersebut, sehingga bisa pula dituangkan dalam pelaporan penyelenggaraan MTQN XXVIII Tahun 2020 sebagai masukan dan catatan yang perlu diperbaiki, dipertahankan atau diubah di masa-masa mendatang. Sukses pelaksanaan dan prestasi harus kita iringi dengan sukses administrasi dan pelaporan, pungkasnya mengakhiri materi. (Mira)