Sembilan Siswa MIN 7 Pesisir Selatan Terima Beasiswa Baznaz

Sembilan Siswa MIN 7 Pesisir Selatan Terima Beasiswa Baznaz

Painan, Humas -- Sebanyak sembilan orang- Siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri ( MIN 7) Pesisir Selatan terima Beasiswa bagi siswa-siswi miskin di jajaran lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan. Jum'at (18/12/20).

Mewakili Kakan Kemenag, Yossef Huda selaku Kasubbag menyampaikan, dampak positif yang begitu nyata dari zakat ini yang di kelola oleh Badan Hamil Zakat Kab.Pessel.

Pihaknya berharap kedepannya bisa mengoptimalkan gerakan zakat ini semaksimal mungkin sehingga dengan dana zakat ini banyak hal positif lagi yang dapat kita kembangkan kedepannya bagi kemaslahatan umat.

"Khususnya bagi siswa-siswi kita di Madrasah maupun bagi Masyarakat kita di Kabupaten Pesisir Selatan."sebutnya.

Yuspardi  bersama Wakilnya Yuspardison dan anggota lainnya, menyampaikan betapa penting dan bermanfaatnya zakat yang telah dihimpun ini bagi masyarakat kita yang kurang mampu.

"Sebagai kepengurusan yang dipercayakan kepada Baznas, akan berusaha berbuat untuk yang terbaik bagi Baznas itu sendiri, hal ini telah dibuktikan dengan berbagai prestasi kerja yang dilakukan selama ini. bahkan telah menerima penghargaan dari Menteri Agama. Dengan predikat kepengurusan Baznas terakreditasi A,“papar Yuspardi.

Azwar Alif selaku Kepala MIN 7 Pesisir Selatan yang hadir untuk pengambilan bantuan tersebut menjelaskan bahwa, ada sebanyak 515 siswa penerima bantuan teersebut barasal dari berbagai Madrasah Negeri dan Swasta.

Baik yang berasal dari MI, MTsN, dan MA di lingkungan Kementerian Agama Kab. Pesisir Selatan. Sembilan orang diantaranya berasal dari MIN 7 Pesisir Selatan. 

Ia sangat berharap kedepannya, semangat untuk berzakat ini semakin di tingkatkan lagi, tidak hanya bagi kalangan ASN saja, namun juga pada kalangan Masyarakat yang bergerak pada usaha pertanian dan Kelautan.

"Sehingga dampak zakat itu benar-benar dapat kita rasakan baik bagi peserta didik kita di Madrasah, maupun bagi Masyarakat kita yang kurang mampu, “tutup Azwar. [Melni]