Inspirasi Dan Asprasi Apel Pagi Senin Kankemenag Kota Payakumbuh

Inspirasi Dan Asprasi Apel Pagi Senin Kankemenag Kota Payakumbuh
Inspirasi Dan Asprasi Apel Pagi Senin Kankemenag Kota Payakumbuh

Payakumbuh, Humas--Lengkap dan penuh semangat, dalam balutan seragam Korpri ASN Kankemenag Kota Payakumbuh melaksanakan Apel Pagi di halaman Kantor Kemenag Kota Payakumbuh, Senin (18/01).

Bertindak sebagai penerima apel Kasi Bimas Islam H. Hamdan, dan diikuti seluruh Pejabat, JFT dan JFU Kankemenag Kota Payakumbuh. H. Hamdan dalam amanatnya menyampaikan tentang bermacam kegiatan dan informasi dari seksi Bimas Islam, serta kegiatan penyuluh agama yang saat ini bisa menggunakan media cetak atau tulis mengingat masih dalam masa pandemic.

Selanjutnya arahan dari Kepala Kantor, H. Ramza Husmen yang  memberikan pesan evaluasi Tahun 2020 untuk menatap Tahun Baru 2021. "Karena masih di awal tahun masih pada bulan Januari ," ujarnya.

“Tahun 2020 yang telah berlalu, hendaknya menjadi evaluasi bagi institusi dan setiap pribadi ASN Kemenag Kota Payakumbuh untuk dijadikan bahan pelajaran dan penyempurnaan di Tahun 2021 ini,” tegasnya.

“Bila pengabdian kita pada Kementerian Agama selama setahun yang berlalu kita anggap baik, maka mari kita pertahankan dan lanjutkan, namun bila pengabdian itu hanya setengah hati, maka mari di Tahun 2021 ini kita bulatkan dan kita cukupkan sepenuh hati,“ harapnya.

Sambil mengutip kalimat Gus Yaqut Cholil Qoumas, H. Ramza Husmen mengulang kalimat Menag yang baru itu bahwa agama sumber inspirasi bukan aspirasi, yang kemudian ia tarik dalam pemaknaan pengabdian ASN pada Kementeria Agama.

Menurutnya, agama sebagai inspirasi harus diterapkan dalam banyak cara diantaranya saat berhubungan antar-umat beragama, hubungan inter-umat beragama, kemudian bisa juga direalisasikan dalam upaya melahirkan kebijakan dan terobosan-terobosan baru di lingkungan Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan kepada ummat.

“Beda dengan aspirasi, yang berkonotasi atau bermuara pada keinginan individualistik atau kelompok untuk tujuan-tujuan tertentu,” terangnya.

"Biarkan agama menjadi inspirasi dan biarkan agama ini membawa nilai-nilai kebaikan, manfaat dan kedamaian, bukan sebaliknya, dalam khidmah kita pada bangsa dan negara," tutupnya. Widya77