PDWK Angkatan Idi Gelar di Tanah Datar

PDWK Angkatan Idi Gelar di Tanah Datar

Batusangkar (Humas) --  Kepala Balai Diklat Teknis Keagamaan Padang H.Khoirul Amani didampingi Kepala Kemenag Kabupaten Tanah Datar H. Syahrul menyampaikan materi dalam acara Pelatihan Di Wilayah Kerja (PDWK) Angkatan I  tahun 2021 bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAIS) se Kabupaten Tanah Datar di aula Kemenag, Kamis (21/1). Pelatihan PDWK yang diikuti sebanyak 30 orang guru Pendidikan Agama Islam SD se Kabupaten Tanah Datar itu berlangsung selama 6 (enam) hari dari tanggal 18 sampai dengan 23 Januari 2021.

Menurut Panitia Pelasana Pelatihan PDWK Ferinaldi Syafril dalam laporannya menjelaskan, terlaksananya PDWK bagi guru PAIS SD Tanah Datar tersebut ialah dengan memanfaatkan Dana DIPA Balai Diklat Keagamaan Padang tahun 2021.

Kepala Balai Diklat dalam paparan materinya yang bejudul Sistim Pelatihan Dan Pengembangan SDM Kementerian Agama itu menyampaikan dalam masa pandemi Covif 19 srkarang, seorang Guru Agama Islam pada tingkat Sekolah Dasar (SD) di Tanah Datar tidak boleh abai sebagai guru dalam mendidik siswanya walaupun proses PBMnya melalui jarak jauh.

Ia menjelaskan, seorang guru dilingkungan Kementerian Agama di Kabupaten Tanah Datar harus profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai guru kelas atau sebagai guru bidang study. Sehingga para siswa sekolah tetap memperoleh pelajaran dan pembinaan dari masing masing gurunya.

Dalam kesempatan tersebut Ka Balai Diklat mengharapkan kepada para peserta PDWK untuk serius dan disiplin mengikuti setiap materi yang disampaikan para Nara Sumber selama berlangsungnya kegiatan Pelatihan PDWK tersebut di Tanaha Datar.

Selanjutnya, Ka Balai Diklat Khoirul Amani berharap agar usai mengikuti kegiatan PDWK itu para peserta dapat mempraktekkan ilmu yang didapatnya selama PDWK pada masing masing sekolah/madrasah tempat ia mengajar.

Mudah-mudahan pada tahun ini atau tahun berikutnya kegiatan yang sama juga bergulir ke Kabupaten Tanah Datar, karena guru Agama PAIS di Kabupaten Tanah Datar ada sekitar 400 orang lebih yang harus diberi pelatihan. yang sedang berlangsung baru angkatan I diikuti 30 orang Guru Agama PAIS.

Terakhir Ka Balai juga berharap agar seorang guru baik di sekolah maupun di madrasah untuk selalu belajar, banyak membaca buku, baik buku pendidikan bidang Agama maupun buku Pendidikan Umum lainnya. (Yon)vn