MAN 2 Pesisir Selatan Dapatkan Pendampingan dari Ka.Kankemenag Terkait Persiapan RB-ZI Menuju WBK-WBBM

MAN 2 Pesisir Selatan Dapatkan Pendampingan dari Ka.Kankemenag Terkait Persiapan RB-ZI Menuju WBK-WBBM
MAN 2 Pesisir Selatan Dapatkan Pendampingan dari Ka.Kankemenag Terkait Persiapan RB-ZI Menuju WBK-WBBM

Painan, Humas-- Pada Senin siang (01/03) MAN 2 Pesisir Selatan (Pessel) menerima arahan dari Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Kabupaten Pessel H Abrar Munanda. Arahan tersebut sebagai bagian dari pendampingan Kemenag Kab Pessel terkait persiapan madrasah itu sebagai madrasah Pilot Project Pembangunan Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas (RB-ZI) menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Turut hadir dalam kegiatan itu Kasubag Tata Usaha Kemenag Pessel Yossef Yuda. 

Beberapa hal penting disampaikan oleh Ka.Kankemenag H Abrar Munanda siang itu. Diantaranya adalah memberikan pemahaman kepada ASN yang hadir tentang makna zona integritas. Menurutnya, zona integritas yakni wilayah yg berintegritas. Adapun Integritas adalah bagian dari sikap istiqamah dan itu perintah dalam agama Islam. Sebagai ASN, integritas yang harus dimiliki harus sesuai dengan pakta integritas yang ditandangani oleh setiap ASN. Wilayah kerja yakni madrasah harus mampu menjadi zona beritegritas, diantaranya perilaku yang menjauhi perilaku korupsi, mau mengembangkan potensi sesuai profesi masing-masing. 

Lebih jauh Ka.Kankemenag menyatakan, terkait persiapan madrasah itu menuju WBK-WBBM, ada beberapa langkah yang harus disiapkan. Diantaranya menyamakan persepsi, termasuk pernyataan sikap sebagai madrasah yang siap menerapkan Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas (RB -ZI) menuju WBK-WBBM.

Selanjutnya ada data dukung, yakni semua kegiatan di madrasah yang harus teradministrasi dengan baik. Tak kalah penting adalah membentuk Tim WBK-WBBM. Setidaknya ada 6 area atau Pokja yang harus siapkan. Tak kalah penting adalah melaksanakan layanan di madrasah dalam bentuk apapun yang bebas dari korupsi. 

Sementara itu Kepala Madrasah Ahmad Asdi menyatakan terima kasih atas kesediaan Ka.KanKemenag dalam memberikan pendampingan.

Ia berharap selalu mendapat pendampingan terkait kesiapan madrasah itu yang telah diajukan sebagai Madrasah Pilot Project untuk Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas (RB -ZI) menuju WBK-WBBM.

"Saat ini kita tengah mengupayakan berbagai persiapan untuk hal tersebut. Kita berharap bisa secara bersama untuk menyiapkan berbagai hal terkait Madrasah Pilot Project untuk Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas (RB -ZI) menuju WBK-WBBM. Tentunya dalam hal ini tidak terlepas dari bimbingan dari Bapak Ka.Kankemenag dan jajarannya," ucap Asdi. (weni)