Gerakan Jumat Berkah, Upaya Membumikan Nilai-Nilai Kemanusiaan

Gerakan Jumat Berkah, Upaya Membumikan Nilai-Nilai Kemanusiaan

Lima Puluh Kota, Humas—Resmi dilaunching pada 17 Maret kemarin oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Gerakan Jumat Berkah (GJB) berlanjut di launching di Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota pada 19 Maret 2021.

Gerakan Jumat Berkah merupakan program unggulan Kementerian Agama RI melalui Dharmawanita yang diteruskan ke Kementerian Agama Kabupaten/ Kota se Indonesia.

Sebagai tindak lanjut dari program unggulan Kementerian Agama RI, Kepala MTsN 4 Lima Puluh Kota, Moh. Arief Hidayat, menggelar kegiatan berbagi kepada salah seorang siswa yang mengalami kecelakaan pada Selasa (23/3).

Dalam pertemuan yang digelar pada Jumat (26/3) di ruang majelis guru, Arief memaparkan bentuk kegiatan GJB yang diarahkan oleh Kepala Kanwil.

“Gerakan Jumat Berkah adalah program dalam bentuk berbagi kepada siapa saja yang membutuhkan. Berbagi juga dalam bentuk apa saja. Dan kita mendukung penuh untuk program ini,” papar Arief.

Pada kesempatan yang sama, Arief juga menghibau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara berpartisipasi dalam Gerakan Jumat Berkah ini.

“Program GJB adalah program untuk seluruh ASN Kementerian Agama se Indonesia. Tanpa terkecuali. Ini dalam rangka menumbuhkan sikap peduli kita kepada sesama. GJB adalah implementasi nilai-nilai kemanusia. Apalagi Jumat adalah hari penuh berkah. Mari kita bumikan nilai-nilai kemanusian melalui program ini,” imbuh Arief.

“Untuk program GJB perdana ini kita menghimpun dana untuk siswa kita, Hamid Hidayatullah yang mengalami kecelakaan Selasa kemarin. Sekarang Hamid sedang di Rawah di Rumah Sakit M. Djamil Padang untuk dilakukan tindakan operasi karena mengalami pendarahan otak bagian belakang. Semoga sumbangsih kita bersama bermanfaat untuk Hamid. Dan Hamid kembali pulih seperti sedia kala,” lanjut Arief penuh harap.

Menutup Arief berpesan, jangan lelah berbuat baik walau sekecil apapun. “Besar kecil suatu kebaikan jika dikerjakan terus menerus, ia akan menjadi kebiasaan. Jangan lupa untuk terus berbagi, karena dalam rezeki yang Allah titipkan kepada kita, ada hak orang lain di sana. Jangan sampai apa yang kita miliki menjadi tidak halal karena tidak mengeluarkan yang bukan hak kita."

"Semoga program Gerakan Jumat Berkah ini berkelanjutan dan membawa manfaat bagi kita semua. Selanjutnya, program GJB ini akan kita laksanakan dalam bentuk kegiatan yang bervariasi tiap Jumatnya,” pungkas Arief.

Pada akhir pertemuan, Kepala MTsN 4 Lima Puluh Kota, mewakili seluruh warga madrasah tersebut menyerahkan dana bantuan kepada perwakilan keluarga Hamid. Total sumbangan yang terkumpul berjumlah satu juta tiga ratus ribu rupiah.(Nina)