Ujian Madrasah Di Depan Mata, MTsN 4 Liko Gelar Muhasabah

Ujian Madrasah Di Depan Mata, MTsN 4 Liko Gelar Muhasabah

Lima Puluh Kota, Humas -- Ujian Madrasah (UM) sudah di depan mata. MTsN 4 Lima Puluh Kota gelar muhasabah bagi siswa kelas IX. Bertempat di Mushalla madrasah setempat, pada Sabtu (27), muhasabah lansung dipimpin Kepala MTsN 4 Lima Puluh Kota, Moh. Arief Hidayat.

Dalam muhasabah yang digelar, Arief mampu membius para siswa yang tengah bersiap menghadapi ujian. “Ujian Madrasah adalah sarana bagi ananda untuk melanjutkan mimpi, meraih segala cita-cita. Persiapkan bekal menghadapi ujian. Ibarat pergi berjuang, bekal ananda harus cukup. Namun ingat, Ujian Madrasah bukan akhir pendidikan. Ada tingkat pendidikan yang lebih tinggi yang harus ananda capai. Jangan putus pendidikan, dan yang utama adalah luruskan niat,” Arief membakar semangat siswa.

Lebih lanjut Arief memberi wejangan penekanan akhlak siswa. “Siswa madrasah harus menjadi teladan bagi siswa sekolah lain. Cara berbusana mencerminkan jati diri seseorang. Dengan berbusana yang islami mencerminkan identitas diri dan madrasah kita. Akhlak mulia harus ananda terapkan dimana saja dan kapan saja. Setinggi apapun ilmu yang ananda raih, jika tidak berakhlak, semua tidak ada artinya."

Menutup muhasabah, arief berpesan untuk memaksimal persiapan ujian. “Keberhasilan seseorang tergantung dari usaha dan kemauannya untuk mencapai apa yang diinginkan. Bertafakkurlah ananda semua. Bersihkan hati dengan meminta restu dan maaf dari orang tua dan para majlis guru. Semoga ananda semua lulus dan meraih prestasi yang membanggakan,” tutup Arief.

Dirilis data dari Ketua Panitia Ujian Madrasah, Ulfa Indra, tercatat ada 126 siswa yang akan mengikuti ujian. Terdiri dari 60 laki-laki dan 66 perempuan. Ulfa menjelaskan ada 14 mata pelajaran yang di UM kan, terdiri dari sembilan mata pelajaran umum dan lima mata pelajaran agama.

“Tahun ini, seperti tahun sebelumnya, Ujian Nasional ditiadakan. Secara tertulis memang belum ada dituangkan dalam peraturan bahwa Ujian Nasional dihapus. Tidak adanya UN tahun ini lebih dikarenakan masa pandemi akibat virus Corona yang masih belum berakhir. Dan sesuai juknis yang diturunkan, maka pelaksanaan UM sekaligus juga untuk mata pelajaran umum,” jelas Ulfa.

Terkait kesiapan panitia, Rang Mungo ini memaparkan. “Persiapan panitia sudah kurang lebih 95 persen. Kerja sama panitia yang solid membuat persiapan ujian semakin matang. Semua kelengkapan ujian sudah ready di Posko UM. Ruang ujian juga sudah siap. Naskah soal ujian sudah didistribusikan kepada madrasah yang berinduk ke MTsN 4 Lima Puluh Kota. Tinggal beberapa madrasah yang belum menjemput soal. Harapan kita semoga UM ini berjalan lancar dan siswa kita meraih nilai terbaik,” pungkas Ulfa. (Nina)