UM Aliyah Sawahlunto Diikuti 69 Siswa, Kemenag Ingatkan Prokes

UM Aliyah Sawahlunto Diikuti 69 Siswa, Kemenag Ingatkan Prokes
UM Aliyah Sawahlunto Diikuti 69 Siswa, Kemenag Ingatkan Prokes

Sawahlunto, Humas--Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto, H. Eri Iswandi mengimbau seluruh jajaran madrasah aliyah agar tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan (prokes) selama ujian berlangsung. Hal itu Ia ungkapkan saat melakukan monitoring pelaksanaan UM di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto, Selasa (30/3).

Menurutnya, penerapan prokes sebagai salah satu antisipasi pencegahan covid-19 sehingga diharapkan dengan kepatuhan itu ujian bisa berjalan lancar dan sukses sampai selesai. 

Sementara itu, Kepala MAN Sawahlunto, Muhammad Yustar mengatakan, UM digelar sejak tanggal 29 Maret sampai 7 April 2021 dengan mematuhi protokol kesehatan. 

"Setiap siswa wajib pakai masker, mencuci tangan dan pengukuran suhu tubuh," ujarnya. 

Selain itu sebut Yustar, peserta ujian juga diatur jarak tempat duduk mereka masing-masing sesuai standar prokes. 

Terkait UM sambung Yustar, sejak kemaren hingga hari kedua ini masih berjalan lancar sesuai harapan. 

"Mudah-mudahan siswa kita nanti lulus 100 persen," demikan pintanya. 

Lebih jauh dijelaskan dia, selaku penyelenggara ujian, MAN Sawahlunto sebelum ini telah menyiapkan dan melakukan beberapa tahapan, diantaranya memenuhi standar potokol kesehatan, menyusun dan menetapkan SOP, membentuk panitia pelaksana ujian, pendataan dan mencetak kartu peserta ujian, sosialisasi UM, mengatur ruang dan lokasi ujian, menyusun kisi-kisi dan naskah soal ujian, menverifikasi dan menvalidasi naskah soal ujian serta diakhir ujian akan dilaporkan seluruh rangkaiannya. 

Berdasarkan laporan, UM Madrasah Aliyah di Kota Sawahlunto diikuti 69 orang dengan rincian, 60 orang siswa MAN Sawahlunto dan 6 orang siswa MAS Lunto. 

Selama kunjungan, Plt. Kepala Kankemenag Sawahlunto Eri Iswandi menyempatkan diri mendatangi posko panitia pelaksana UM sambil memeriksa beberapa catatan sekaligus memberikan saran maupun masukan, seperti harus ada himbauan larangan singkat dibuat panitia di depan pintu lokal untuk tidak dibenarkan memasuki ruangan ujian kecuali bagi berkepentingan  yang ditempel di dekat pintu masuk lokal (f@hmi)