Karya Antologi Guru dan Siswa MTsN 4 Pasaman Jadi Buku Pilihan Perpusnas RI

Karya Antologi Guru dan Siswa MTsN 4 Pasaman Jadi Buku Pilihan Perpusnas RI

Bonjol--Humas Buku antologi perdana guru dan siswa MTsN 4 Pasaman yang berjudul "Sungai di Bonjol: Cerita-Cerita yang Tak Boleh Hanyut,  Tak Boleh Tenggelam" terpilih menjadi buku pilihan perpusnas RI (Perpustakaan Nasional Republik Indonesia), Sabtu (3/4). Tak sia-sia memang.  Buku yang ditulis pada akhir tahun 2020 itu akhirnya menemukan takdirnya juga. 

Buku yang diterbitkan oleh Salmah Publishing itu,  berisi mengenai cerita serta kisah klasik seputar sungai yang terdapat di daerah Bonjol.  Bukan sekedar cerita rekayasa saja,  namun semua kata yang termaktub dibuku itu berangkat dari data dan fakta yang ditulis oleh 11 orang guru dan 5 orang siswa MTsN 4 Pasaman.  Buku yang lahir hanya dalam waktu sebulan itu,  mengandung konten lokalitas tentang cerita-cerita lama yang kini mulai tergerus dan menghilang dari ingatan.  Namun Guru dan siswa MTsN 4 Pasaman yang tergabung ke dalam M-4 Project ini,  berhasil menagabdikannya lewat tulisan.  Hal inilah yang membuat buku ini menjadi buku pilihan perpusnas RI,  sebab konten buku ini memuat unsur lokalitas yang dewasa ini mulai tak lagi diingat karena pengaruh dari teknologi yang mulai berkembang. 

Waka kurikulum MTsN 4 Pasaman,  Amril yang juga menggawangi M-4 Project tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya dengan terpilihnya buku antologi perdana itu oleh perpusnas RI. 

"Alhamdulillah.  Rasanya bangga sekali.  Memang benar adanya.  Proses tak akan pernah mengkhianati hasil.  Dan itu terbukti.  Semoga dengan apresiasi ini bisa makin memicu motivasi guru dan siswa MTsN 4 Pasaman untuk berkiprah lebih banyak lagi di dunia literasi" harap lelaki kelahiran Kumulan itu. (arya)