Koperasi Man 4 Agam Beralih Menjadi Koperasi Syari’ah

Koperasi Man 4 Agam Beralih Menjadi Koperasi Syari’ah
Koperasi Man 4 Agam Beralih Menjadi Koperasi Syari’ah
Koperasi Man 4 Agam Beralih Menjadi Koperasi Syari’ah

Koto Kaciak inmas­_ Semangat anggota koperasi MAN 4 Agam untuk merealisasikan niat menjadikan koperasi MAN 4 Agam yang masih konvensional (non-syari’ah) menjadi  koperasi syari’ah terus bergelora. Berawal dari kesadaran anggota akan kebutuhan kepada koperasi yang syari’ah, mengusulkan kepada pengurus agar koperasi MAN 4 Agam ini beralih menjadi koperasi syari’ah.

Kajian menuju niat itu telah dilakukan dengan meminta saran dan pendapat dari pihak yang dinilai fakar atau narasumber yang mengerti tentang hakikat syariah.  Beberapa kali rapat anggota menuju niat tulus itupun telah dilakukan. Termasuk pada acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun 2021 pada Januari 2021 lalu juga disempatkan membahas hal itu. Saat itu pengurus menampung persetujuan sumbang-saran para anggota dan bertekad akan merealisasikan koperasi syariah sembari tetap menimba ilmu tentang koperasi syariah yang masih minim. “Kami menyambut niat baik kita semua untuk beralih menjadi koperasi syari’ah yang telah lama kita cita-citakan. Kita akan terus menggali informasi tentang hal itu karena bagi kita saat ini ilmu tentang koperasi syari’ah masih tergolong minim”, ungkap Reni Elwiza, ketua koperasi MAN 4 Agam saat memberi penjelasan.

Saat ini koperasi MAN 4 Agam tergolong dalam bentuk koperasi simpan-pinjam dan konsumsi. Selama ini yang menjadi ganjalan adalah pada akad pinjaman yang menetapkan bunga 0,8 % dan jasa pinjaman 2 %. Menyangkut hal ini, Desmayuni, mewakili guru fikih MAN 4 Agam memberikan pandangan syariat bahwa setiap kelebihan dari hutang piutang termasuk kepada riba yang diharamkan. Maka untuk pinjaman yang sesuai dengan syariat adalah dengan meniadakan bunga, jasa pinjaman dan lain-lainnya sehingga peminjam mengembalikan pinjaman sebanyak yang mereka pinjam.

Senin 05/4 lalu diadakan rapat istimewa yang menghadirkan lebih dari 2/3 anggota koperasi MAN 4 Agam. Dalam acara rapat itu khusus dibicarakan kesepakatan, teknis dan AD/ART untuk koperasi syari’ah MAN 4 Agam. Rapat yang bertempat di ruang mejelis guru MAN 4 Agam itu, merupakan titik terang dan tonggak sejarah beralihnya koperasi MAN 4 Agam dari konvensional non syari’ah menjadi koperasi syari’ah.

Selain pengawas, hadir dalam rapat istimmewa itu kepala MAN 4 Agam yang sepenuhnya mengayomi dan memotivasi beralihnya koperasi MAN 4 Agam menjadi koperasi Syari’ah. Dalam sambutannya Pak Mimi menyampaikan bahwa tujuan koperasi adalah demi rasa kekeluargaan sesama anggota, saling memahami  kondisi masing-masing pribadi, adanya aturan bersama dalam kerangka AD/ART dan insentif bagi pengurus sebagai apresiasi dari lelah mereka dalam mengelola koperasi. “Berdasarkan tujuan koperasi ini, maka semangat untuk beralih kepada koperasi syari’ah sangat sinkron”, papar beliau menguatkan.

Berdasarkan hasil keputusan rapat istimewa tersebut, pengurus bertindak lebih cepat. Tidak tanggung-tanggung, pengurus bertekad akan langsung merealisasikan syari’ah melalui peminjam bulan Mei depan, berhubung keputusan ini bulatnya di bulan April ini. “Pengurus akan segera merealisasikan koperasi syaria’h melalui peminjaman bulan Mei mendatang”, tukas Zaituti Nora, Bendahara koperasi MAN 4 Agam.

Semoga dengan beralihnya koperasi MAN 4 Agam menjadi koperasi syari’ah, koperasi yang sekarang beranggotakan 33 orang akan bertambah. Semoga langkah suci yang dipersamai anggota MAN 4 Agam ini, mendapat ridha Allah SWT. Ke depan semoga koperasi syari’ah MAN 4 Agam akan menjadi jalan keberkahan rezki bagi para anggotanya, aamiin. Desmayuni