Sawahlunto Tetapkan Zakat Fitrah Empat Kategori

Sawahlunto Tetapkan Zakat Fitrah Empat Kategori

Sawahlunto, Humas-Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Sawahlunto menggelar rapat penetapan zakat fitrah dengan melibatkan unsur terkait seperti Kementerian Agama diwakili Zulfahmi selaku Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Selanjutnya Kabag Kesra, Irwan, Ketua MUI H. Darmuis, Dinas Perindagkop, Afrianto, Jumat (16/4).

Setelah berdiskusi cukup alot, nilai rupiah zakat fitrah Kota Sawahlunto akhirnya diputuskan 4 kategori berdasarkan harga beras yang beredar di masyarakat, berbeda dengan tahun sebelumnya ditetapkan 3 kategori. 

Adapun empat kategori tersebut yakni tertinggi Rp 40 ribu, kategori kedua Rp 37.500, kategori ketiga Rp 35 ribu  dan kategori keempat Rp 32.500.

Jika dibandingkan dengan tahun 2020 mengalami penurunan. Tahun dulu tertinggi Rp 43 ribu dan terendah Rp 35 ribu. 

Ketua BAZNAS Kota Sawahlunto,  Edrizon menyampaikan, penetapan zakat fitrah sudah sesuai harga beras yang dikonsumsi masyarakat.

"Harga perkilo terendah Rp 13 ribu, tertinggi Rp 16 ribu," ujarnya di ruang rapat Kantor BAZNAS Sawahlunto saat memimpin langsung rapat penetapan zakat fitrah. 

Disamping itu juga merujuk pada daftar standar beras yang ditetapkan Dinas Perindagkop Kota Sawahlunto.

Terkait penetapan fidyah, Ketua MUI Kota Sawahlunto H. Darmuis meminta BAZNAS agar mengadakan rapat sekali lagi dengan melibatkan mubaligh/ustaz yang menguasai ilmu agama karena menyangkut zona. 

Menurutnya, setiap daerah akan berbeda dalam menetapkan nilai fidyah masing-masing. 

Sementara itu, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Sawahlunto menghimbau hasil keputusan musyawarah secepat mungkin diedarkan BAZNAS setelah nanti ditandatangani unsur bersangkutan sehingga bisa dijadikan pedoman bagi umat islam di Kota Sawahlunto dalam membayar zakat fitrah. (f@hmi)