PJKP Diluanching: Kemenag Lima Puluh Kota Segera Godok Strategi Implementasi

PJKP Diluanching: Kemenag Lima Puluh Kota  Segera Godok Strategi Implementasi

Sarilamak, Humas--Menteri Agama Republik Indonesia (04/05) meluanching Peta Jalan Kemandirian Pesantren (PJKP), kegiatan strategis tersebut  merupakan komitmen nyata Kementerian Agama dalam menyiapkan kemandirian pesantren secara berkelanjutan. H. Naharudin, Kakan Kemenag Lima Puluh Kota usai mengikuti kegiatan launching PJKP melalui daring menjelaskan, “Kemandirian pesantren harus disiapkan secara terstruktur dan terpadu dengan melibatkan kerjasama lintas sektoral, saya yakin  PJKP akan menjadi kompas dan navigasi bagi dunia pesantren untuk  mewujudkan kemandirian secara bertahap."

Oleh sebab itu, Kakan Kemenag berharap serta mendorong  jajaranya untuk secepatnya melakukan kajian holigistik terhadap PJKP yang telah diluncurkan, “Menurut hemat saya hal tersebut penting dilakukan secepatnya, agar dapat dirumuskan strategi implementasi PJKP yang sesuai dengan potensi serta peluang pesantren yang ada di Lima Puluh Kota.

Terkait dengan PJKP Kakan Kemenag mengurai, ”Seperti yang ditegaskan oleh Menteri Agama, ada tiga sandaran yang mengharuskan kemandirian pesantren perlu diwujudkan, pertama pesantren telah terbukti mampu menjadi rahim lahirnya SDM  unggul yang  tersebar di seluruh lini kehidupan. Kedua pesantren dengan dukungan oleh masyarakat sekirtanya merupakan pengerak roda ekonomi berkelanjutan, ketiga pesantren memiliki jaringan organisasi yang terhubung keseluruh nusantara," jelas Kakan Kemenag mengutip pernyataan Menteri Agama.

Sebelumnya disaat memberikan arahan pada kegiatan launching PJKP Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan, “Kemandirian pesantren Indonesia akan diwujudkan dalam beberapa tahun ke depan, untuk memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya peta jalan pesantren yang telah disiapkan Kementerian Agama, pada 2021-2024 terwujud kemandirian pesantren secara berkelanjutan, terang Gus Yaqut.

“Pesantren yang lahir dari umat memiliki potensi yang besar, oleh sebab itu saya menetapkan tujuan besar dari kebijkan kemandirian pesantren yaitu terwujudnya pesantren yang memiliki sumber daya ekonomi yang kuat dan berkelanjutkan," tegas Menag.

Terpisah H. Ifkar, Kasi Pd. Pontren Kemenag Lima Puluh Kota merencanakan dalam minggu ini bersama pimpinan pesantren dan para praktisi pendidikan akan membedah PJKP, kita akan lakukan analisis SWOT terhadap seluruh pesantren yang ada, dari hasil pemetaan ini akan kita rumuskan strategi mewujudkan kemandirian pesantren berdasarkan krateristik masing-masing pesantren," terang Doktor jebolan UIN Imam Bonjol Padang ini.

“Kita semua  optimis PJKP ini sangat penting dalam merumuskan kebijakan pengembangan pesantren dimasa yang akan datang dengan sasaran akhir terwujudnya kemenadirian pesantren," simpul Ifkar (APP)