MTsN 10 Agam Tutup Kegiatan Pembelajaran dengan Lomba Ramadhan

MTsN 10 Agam Tutup Kegiatan Pembelajaran dengan Lomba Ramadhan
MTsN 10 Agam Tutup Kegiatan Pembelajaran dengan Lomba Ramadhan
MTsN 10 Agam Tutup Kegiatan Pembelajaran dengan Lomba Ramadhan

Padang Tarok, Humas -  Mengakhiri kegiatan pembelajaran dan Pesantren Ramadhan MTsN 10 Agam melaksanakan berbagai lomba seperti : Lomba Zikir dan Doa, Lomba Doa Shalat Dhuha, Lomba Doa Qunut dan Lomba Adzan. Rangkaian lomba tersebut dilaksanakan selama  4 hari dari tanggal 29 dan 30 April, dilanjutkan pada tanggal 3 dan 5 Mei 2021.

Menindaklanjuti edaran Gubernur Sumatera Barat dan Kanwil Kemenag Sumbar , Elfia Santi, Waka Kurikulum  menyampaikan bahwa selama Ramadhan 1442 H MTsN 10 Agam mengkolaborasikan  Pesantren Ramadhan dengan pelaksanaan pembelajaran. Setiap hari kegiatan pesantren diawali dengan shalat Dhuha dan Tadarus kemudian dilanjutkan dengan pembinaan  Doa Shalat Dhuha, Doa Qunut dan Pembinaan Adzan. Kemudian dilaksanakan pembelajaran. Setelah pembelajaran siswa Shalat Zuhur berjamaah dilanjutkan dengan pembinaan Zikir dan Doa, Kultum dan arahan dari guru. Semua kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai jadwal yang ditetapkan dibimbing oleh pembina kegiatan yang telah ditentukan.

“Ramadhan tahun ini kegiatan Pesantren Ramadhan memang lebih kami  fokuskan kepada pembinaan menghafalkan Zikir dan Doa, Doa Qunut, Doa Shalat Dhuha dan Azan. Hal ini dilaksanaka untuk mengantisipasi  keterbatasan tatap muka dengan siswa akibat pandemi. Dalam kondisi normal semua itu biasanya dalam waktu tiga bulan sudah mampu dihafal siswa. Namun, dalam pelaksanaannya kami tetap memperhatikan  protokol kesehatan,” jelas Marliwis, Kepala MTsN 10 Agam.

Terkait pelaksanaan Lomba Ramadhan, Gusmita dewi, Waka Kesiswaan MTsN 10 Agam menjelaskan bahwa berhubung kegiatan selama Ramadhan telah dijadwalkan dari awal maka  lomba tetap dilaksanakan secara tatap muka dengan hanya menghadirkan perwakilan kelas.

“Kami telah menyiapkan hadiah dan sertifikat untuk setiap pemenang lomba. Dengan adanya lomba  ini diharapkan siswa lebih semangat menghafalkan doa-doa tersebut,” ujar Gusmita Dewi. (Elizarni)