Wakili Kabid Papkis, Syahrizal Bahas Pencairan TPG PAI Non PNS Sumbar

Wakili Kabid Papkis, Syahrizal Bahas Pencairan TPG PAI Non PNS Sumbar

Padang (humas)- Pencairan Tunjangan Profesi Guru PAI non PNS se-Sumatera Barat yang sudah mengantongi kuota sertifikasi, selesai melalui  penyerahan buku tabungan dan ATM hari ini. Hal ini dapat memotivasi peningkatan kompetensi dan profesionalisme kinerja guru PAI dalam melaksanakan tugas keprofesian pendidikannya.

Mewakili Kabid Papkis Rinalfi, Hal itu diutarakan Kasi PAI tingkat PAUD,SD dan SMP  Bidang Papkis Kanwil Kemenag Sumbar H Syahrizal kepada humas, diruang kerjanya, Selasa (11/05).

Untuk TPG PAI non PNS tahun ini ada kebijakan dari pusat. Jika sebelumnya pembayaran pencairan TPG non PNS  dilaksanakan dipa satker  Kemenag Kabupaten/Kota. Kini, ada kebijakan khususnya, untuk TPG Non PNS mulai tahun ini di satker kanwil, sambung pria yang akrab disapa pak haji ini.

Maka untuk kemudahan pencairan ini pihaknya menyebut, Kanwil Kemenag Sumbar melalui Bidang Papkis telah bekerjasama dengan bank BNI 46 cabang Padang. Sehingga aksesnya lebih mudah. 

"Baik itu untuk kemudahan pencairan, buku rekening, buku tabungan dan ATMnya, alhamdulilah semuanya sudah tuntas sejak kemarin, " jelas Syahrizal Lubis.

Di sisi lain, pihaknya mengaku mewakili Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Papkis) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumbar bersama para Kepala Seksi PAI/PAKIS dan Operator SIAGA di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten/Kota sudah mendata guru penerima TPG Non PNS.

"Kami sudah mengambil langkah cepat dalam pendataan para guru PAI Non PNS yang berhak menerima tunjangan profesi tersebut." Katanya.

Ia menyebut para Guru PAI Non PNS yang berhak menerima tunjangan profesi sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan berdasarkan DIPA Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumbar.

"Hal ini dengan mempedomani petunjuk teknis yang telah ditetapkan pihak pusat." Katanya.

"Pencairan ini mesti menyertakan syarat data-data dan dokumen pendukung yang dibutuhkan seperti ijazah, KTP, dan lain-lain,” sebut Syahrizal.

Ia menuturkan, tercatat sebanyak 309 guru yang menerima TPG Non PNS ini berdasarkan surat Keputusan PPK Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat Nomor 224 Tahun 2021 tentang Penetapan  Penerima Tunjangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Periode Bulan Januari sampai dengan Maret TA Tahun 2021.

Disamping itu Syahrizal menyebut kebijakan baru dari Ditjen Pendis untuk memusatkan pengurusan TPG Non PNS di tingkat Kanwil seperti sekarang ini adalah langkah tepat. Selain akan lebih memudahkan menyelesaikan kendala dilapangan juga memudahkan berkoordinasi.

Misalnya saja jika terjadi kesalahan atau revisi anggaran, maka itu akan lebih mudah. 

Sementara itu untuk perdana ini pencairannya dilakukan per triwulan. "Periode Januari hingga Maret, insyaallah kedepannya untuk bulan April dan seterusnya, pencairan akan dilakukan tiap bulan senilai 1,5 juta. Untuk saat ini 18 Kabupaten/kota sudah kelar semua Buku Tabungan dan ATMnya, hanya Dharmasraya yang belum kelar untuk hari ini," jelasnya.

Syahrizal mengharapkan para guru dan pengawas penerima TPG dapat mensyukuri rezeki yang datang di bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri 1442 Hijriah ini, kemudian dapat dimanfaatkan sesuai peruntukkannya, serta bisa meningkatkan kinerja dimasa mendatang. (vera)