Ekspose IASMC, Finalis ke Dua Tuai Decak Kagum Dewan Juri

Ekspose IASMC, Finalis ke Dua Tuai Decak Kagum Dewan Juri

Padang, Humas --  Islamic Animated Short Movie Competition (IASMC) yang digagas Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam pada Maret lalu telah menyisihkan tiga nominator terbaik di masing-masing Provinsi yang diseleksi lagi untuk mewakili Kantor Wilayah Kementerian Agama masing-masing ke tingkat Nasional.

Hal itulah yang mendasari kegiatan ekspose/presentasi karya para nominator (tiga) dari 19 Kab/Kota yang telah mengirimkan karya sebelumnya.

Setelah menyaksikan ekspose nominator terbaik (Senin, 7/6) utusan Kankemenag Kota Padang, Tim Dewan Juri Nasional didampingi Plt. Kakanwil Kemenag Sumbar yang diwakili Kasi Pengembangan Seni Budaya Islam Musabaqah Alquran dan Hadits Kanwil Kemenag Sumbar, H. Yusran Lubis dan Kasi PHBI Kanwil Kemenag Sumbar, H. Efi Yoskar serta Tim Dewan Juri Tingkat Provinsi dan staf terkait menyaksikan ekspose di Kankemenag Kab. Solok Selatan tepatnya MAN 1 Solsel dengan Nurhadi Ahmad selaku nominator.

Rombongan Kanwil Kemenag Sumbar mendampingi tim Dewan Juri disambut meriah oleh Kakan Kemenag Solok Selatan diwakili Kasubbag TU, Fitriyoni dan Kasi serta jajaran.

Terpilihnya Guru multitalenta tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Kankemenag Solsel khususnya MAN 1 dan Pemerintah Daerah setempat yang ditandai dengan kehadiran Camat dan aparat lainnya untuk memberikan dukungan moril.

Dukungan moril dan materil yang diberikan pihak terkait kepada nominator/finalis terbaik lomba IASMC tersebut mendapat apresiasi luar biasa dari Dewan Juri Nasional.

"Terlihat antusiasme Kankemenag Solsel dan Pemda yang sangat luar biasa terhadap kegiatan ini. Merupakan bentuk respon positif terhadap kegiatan Pusat yang patut diacungi jempol," aku Zufriadi.

Senada dengan Zufriadi, Anggita mengatakan bahwa kegiatan ekspose kali ini terasa istimewa karna dikemas apik oleh pihak terkait termasuk penampilan dan karyanya yang luar biasa dengan judul Sang Pejuang Subuh.

Tim Dewan Juri Nasional sepakat karya Mas Adi laik bertarung di tingkat Nasional mewakili Sumatra Barat dengan catatan mau dan bisa menyempurnakannya sesuai kritik dan saran yang diberikan.

"Karyanya sudah sesuai tema yaitu Aku Milineal Aku Sadar dengan mengarah ke kategori Milenial Sadar Ibadah. Tapi, sebaiknya lebih menekankan nilai ibadahnya lagi dan tidak perlu menambah unsur ke adatan karna sudah terwakili dengan ikon yang telah ada seperti rumah gadang dan bahasa yang digunakan," tandas Anggita.

Sama halnya dengan Nasional, Dewan Juri Tingkat Provinsi baik H. M Rifki maupun Efrian dan Yesfi Mira Andria juga memberikan saran dan kritik demi menyempurnakan karya tersebut.

Sebagaimana tujuan dilaksanakannya kegiatan ekspose tersebut yaitu menggali dan menyempurnakan karya nominator terbaik menjadi lebih baik lagi untuk berlaga ke tingkat Nasional.

Seperti yang disampaikan H. Yusran Lubis bahwa dengan adanya penilaian lapangan tersebut diharapkan bisa menyempurnakan video animasi dari para nominator sehingga mampu berbicara di tingkat Nasional mengharumkan nama Sumatra Barat. Vn