Dua KUA di Sumatera Barat, Pelaksana Program Reviitalisasi dan Harus Didukung Bersama

Dua KUA di Sumatera Barat,  Pelaksana Program Reviitalisasi dan Harus Didukung Bersama

Padang, Humas – Kepala Bidang Uruan Agama Islam (Urais) Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, Edison, menjelaskan, secara nasional di tahun 2021 ini sebanyak 100 Kantor Urusan Agama (KUA) ikuti program revitalisasi KUA. Dari sejumlah kantor Kementerian Agama tingkat kecamatan itu, dua KUA berada di Sumatera Barat.

“Dua kantor urusan agama kecamatan di Sumatera Barat itu adalah,  KUA Kecamatan Mandiangi Kota Bukittinggi, dan KUA Kecamatan Lubuk Basung di Kabupaten Agam”, kata Kabid Urusan Agama Islam (Urais), Edison, melalui amanatnya pada apel pagi jajaran Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat di halaman kanwil, Padang, Senin (14/6).

Selain Kabid Urais yang bertindak sebagai pembina, Apel pagi hari Senin ini diikuti Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kementeria Agama Sumatera Barat, Syamsuir, Kabag Tata Usaha, Irwan, para Kabid dan Pembimbing Masyarakat (Pembinas), Kasubbag, Kepala Seksi (Kasi), bersama segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) bersama enam orang mahasiswa UNP (Universitas Negeri Padang) yang PKL (Praktik Kerja Lapangan) di Kanwil.

Seiring ditetapkanya dua KUA di Sumatera Barat, mengikuti program revitalisasi kantor urusan agama se Indonesia di tahun 2021 ini, ulas Edison, pihaknya mengajak semua pihak dari tingkat Kanwil, Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, pemeritah daerah bersama pihak terkait, memberikan dukungan dan kerjasamanya secara maksimal, sehingga program revitalisasi dua KUA di Sumatera Barat akan maksimal, seperti yang diharapkan.

Secara kelembagaan, ulas Kabid Urais Kanwil itu, pihaknya secara berkesinambungan terus memberikan perhatian dan pembinaan, termasuk pembinaan sumber daya manusia (SDM), menata sarana dan prasarana yang tersedia, dan dukungan moril kepada kepala bersama ASN yang ada di KUA se Sumatera Barat, secara maksimal.

Sebagai pelayan dan setia memberikan yang terbaik kepada masyarakat, ulasnya, maka dan pelaksana 10 program yang menjadi tugas sekaligus tanggungjawab kepala bersama perangkat KUA, sehingga keberadaannya bukan lagi sebatas melaksanakan tatanan birokrasi, dan hanya urusan nikah  dengan rujuk semata.

Di anatara tugas dan kewenangan yang harus dilaksanakan segenap aparatur KUA ketika melakukan pelayanan serta memberikan layanan kepada masyarakat, berupa pelayanan bidang zakat dan wakaf, kerukunan umat beragama, pelayanan haji, pembinaan keluarga sakinah, pembinaan kemasjidan, layanan pengukuran arah kiblat, dan sebagainya.

Secara nasional, terang Edison, Menteri Agama RI, Yaqud Chalil Quomas, telah mencanagkan program revitalisasi KUA se Indonesia. Revitalisasi kantor urusan agama tingkat kecamatan itu dipustkan di KUA Pengandaran, Kabupaten Pengandaran, Provinsi Jawa Tengah, dan diikuti lima kantor Kementrian Agama tingkat kecamatan lain di provinsi berbeda.

Pada tahun 2022 depan, tambah Kabid Urais Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat lagi, Menteri Agama RI menargetkan akan melaksanakan revitalsasi terhadap 1.000 KUA, tahun 2023 sebanyak 1.000 KUA, dan di tahun 2024 juga akan merevitalisasi sebanyak 1.000 KUA,  semuanya tersebar di setiap provinsi, mulai dari Provinsi NAD (Nangroe Aceh Darussalam) hingga ke Provinsi Jayapura. (zar)