Padang Panjang PPKM Level 3, Kakankemenag Ikuti Rapat Bersama Forkopimda

Padang Panjang PPKM Level 3, Kakankemenag Ikuti Rapat Bersama Forkopimda
Padang Panjang PPKM Level 3, Kakankemenag Ikuti Rapat Bersama Forkopimda

Padang Panjang, Humas_Kakankemenag Kota Padang Panjang H. Gusman Piliang mengikuti Rapat Persiapan Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Kota Padang Panjang sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2021 tanggal 25 Juli 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kota Padang Panjang, Selasa (27/07/2021)

Dalam Rapat kali ini, dihadiri seluruh Pimpinan Forkopimda Kota Padang Panjang bersama Camat dan Lurah se-Kota Padang Panjang yang diselenggarakan di Hall Lantai III Balaikota Padang.

Walikota Padang Panjang diwakili oleh Wakil Walikota Asrul dalam sambutannya menyampaikan bahwa, "Instruksi Menteri Dalam Negeri ini harus kita laksanakan dan sosialisasikan bersama. Penyekatan diperbatasan sudah kita longgarkan sampai tingkat kelurahan, tapi prokes harus tetap kita pertahankan" ujar Asrul.

Senada dengan Wakil Walikota Padang Panjang Asrul, Kepala Dinas Sosial telah menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) untuk warga yang terdampak PPKM.

"Hal ini tetap terus kita pantau, sehingga nantinya masyarakat yang terdampak PPKM dapat menerima santunan yang layak dari pemerintah," ujarnya.

Sementara itu Dandim 0307/Tanah Datar atau yang mewakili sangat mengapresiasi Satgas Covid-19 Kota Padang Panjang sampai tingkat Kelurahan yang telah bersama-sama menegakkan peraturan tetang penerapan protokol kesehatan ditengah-tengah masyarakat.

Begitupun dengan Kapolres Padang Panjang atau yang mewakili mengatakan, "bahwa selama ini untuk Satgas Covid-19 Kota Padang Panjang telah berjalan sebagaimana mestinya, tinggal lagi melanjutkan yang sudah ada," ujarnya.

Perwakilan Kejari Padang Panjang juga menyampaikan pesan dari Jaksa Agung Republik Indonesia, agar kiranya Forkompinda didaerah memperhatikan ketersediaan obat, oksigen, dan kamar Rumah Sakit.

"Janganlah kita abai terhadap Covid-19 ini, mari tetap mempertahankan protokoler kesehatan (prokes) dalam setiap aktivitas," tuturnya.

Begitu pula Kakankemenag Kota Padang Panjang H. Gusman Piliang menyampaikan bahwa sesuai aturan yang diturunkan dari Menteri Agama Republik Indonesia bahwa "segala kegiatan peribadatan termasuk di Masjid, harus melaksanakan protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M yakninya, 1.Memakai masker; 2. Mencuci tangan; 3. Menjaga jarak; 4. Menghindari kerumunan; dan 5. Mengurangi mobilitas.

"Walaupun kita Kota Padang Panjang telah berada di Level 3 versi Kemendagri, tapi protokol kesehatan harus tetap kita pertahankan demi kemaslahatan bersama," ujar Gusman.

Senada dengan Kakankemenag Kota Padang Panjang, Perwakilan MUI Padang Panjang menyampaikan, "dalam kaidah fikihnya (la dharara wala dhirara) Kita tidak boleh mencelakakan orang dan kita juga tidak boleh dibuat celaka oleh orang," katanya.

"Mari kita bermusyawarah demi kemaslahatan kita bersama," tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan H. Nuryanuwar dalam pemaparannya mengatakan bahwa Dinkes fokuskan Vaksinasi Dosis Kedua.

"Mari kita tetap menjalankan aktivitas dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan," ujarnya.

Direktur RSUD Padang Panjang Lila Yanwar menyampaikan "bahwa sekarang ketersediaan oksigen di RSUD tetap devisit," ujarnya.

"Rata-rata pasien yang datang ke Rumah Sakit yang sudah dalam kondisi gejala berat, tuturnya."

"Dan kita Kota Padang Panjang membutuhkan penambahan oksigen, tempat tidur/Rumah Sakit Darurat," tambahnya.

Begitupun Direktur Rumah Sakit Yarsi Padang Panjang atau yang mewakili, permasalahannya hampir sama dengan RSUD Padang Panjang

Semua pihak yang hadir dalam rapat Persiapan Pelaksanaan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2021 ini setuju untuk melaksanakan PPKM Level 3 di Kota Padang Panjang bersama-sama, dengan mengoptimalkan Satgas Covid-19 yang telah berjalan selama ini.(Adi)