Lomba Video Konten Kreatif Pesantren, Songsong Peringatan Hari Santri 2021

Lomba Video Konten Kreatif Pesantren, Songsong Peringatan Hari Santri 2021

Padang (humas)- Di tengah situasi pandemi covid-19, Kanwil Kemenag Sumbar melalui Bidang Papkis menggelar lomba video Konten Kreatif Pesantren 2021. Kegiatan yang bertemakan Cinta Pesantren Cinta Negeri  ini relevan untuk mempromosikan kepada publik tentang profil pesantren, sejarah singkat pendirian pesantren, Sarpras Pesantren, aktivitas santri, pendaftaran santri baru, informasi beasiswa, karya kitab/buku, produk-produk bernilai ekonomi. Pun, aktivitas santri, keunikan, kekhususan dan keistimewaan pesantren maupun inovasi teknologi dan pemberdayaan ekonomi kreatif yang sedang dikembangkan. Hal ini diutarakan Rinalfi diruang kerjanya, Rabu (01/09) petang.

Disamping ajang silaturahim antara 302 ponpes yang tersebar di Sumbar. Lomba tersebut diharapkan akan meningkatkan animo positif masyarakat terhadap pondok hari ini, kata Rinalfi.

Kedua, Rinalfi menyebut tujuan lomba video konten agar jajaran Kepala Seksi Pondok Pesantren di Kemenag Kabupaten/Kota termotivasi meningkatkan kualitas ponpes binaan didaerah setempat lebih baik kedepan.

Selanjutnya Rinalfi menjelaskan melalui lomba video yang kali pertama digelar Bidang Papkis ini, dapat meningkatkan kinerja stakeholder terkait di jajaran Kemenag Kabupaten/kita demi memajukan ponpes dimasa mendatang.

Menurutnya Lomba Video Konten Kreatif Pesantren  sengaja digelar untuk menyambut momentum Hari Santri 2021. 

 "Meskipun masa pandemi, jika ditarik histori kondisi pembelajaran santri sudah melakukan pembelajaran tatap muka, ciri khas ponpes sudah demikian, terlebih diawal tahun pelajaran sudah melakukan swab, menerapkan prokes, dan memberlakukan aturan kepada pengunjung. Ditambah lagi, dengan lomba ini membuktikan pondok tetap mampu beraktivitas dan mengembangkan kreatifitas," kata Rinalfi kepada humas.

Dijelaskan Rinalfi, lomba video konten kreatif wajib melaksanakan prokes ketat. "Tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak," terangnya.

Lebih jauh, Rinalfi menuturkan lomba ini sekaligus ditujukan sebagai ajang sosialisasi serta edukasi pencegahan dan penanganan Covid-19, khususnya di lingkungan pesantren. 

"Kita ingin mensosialisasikan kepada masyarakat, pondok hari ini mampu berkiprah, tidak hanya dalam ilmu agama namun juga memanfaatkan teknologi," imbuhnya.

Hari Santri 2021 di tengah pandemi Covid-19, lanjut Rinalfi, bukan penghalang bagi santri untuk menyemarakkan momen sejarah bangsa Indonesia tersebut. 

Santri dituntut mampu beradaptasi dengan zaman teknologi informasi dengan menggali potensi santri dalam menciptakan kreatifitas karya melalui video konten kreatif pesantren. 

"Justru ini bisa menjadi ajang melihat satu persatu pondok pesantren yang memang produktif. Tinggal nanti bisa diarahkan ke pengembangan hal lain," sambungnya.

Kendati, lomba video berdurasi maksimal lima menit, namun Rinalfi menaruh harapan besar pondok pesantren dapat memantik animo masyarakat menitipkan anak anak mereka ke pondok pesantren. 

Tentu saja dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat agar covid segera menyusut.

Terpisah, Kasi Pondok Pesantren dan Ma'had Ali Yohanis menyebut lomba yang diikuti ratusan pesantren di Sumbar akan memperebutkan juara I, II, III dan Juara Favorit dari tiga kriteria penilaian.

"Video akan dinilaid dari skrip dengan bobot 35 %, Visual dengan bobot 35 % dan audio 30 persen," sebutnya.

Selaku Ketua Panitia, Yohanis mendorong segenap santri untuk patuh terhadap protokol kesehatan selama berlangsungnya pengambilan video.

Yohanis mendorong kreativitas seluruh pondok yang sudah mengantongi izin operasional Kemenag RI untuk mengikuti perhelatan menyambut hari santri 2021. Dengan kata lain akan terkumpul seluruh arsip video ini nantinya akan dijadikan sebagai bank informasi untuk dijadikan satu link YouTube pesantren se-Sumatera Barat.

"Sebagai informasi pendidikan ditengah masyarakat, pesantren sebagai dakwah dan pesantren sebagai pemberdayaan masyarakat, sehingga masyarakat mendapat informasi," jelasnya.

Video berdurasi lima menit diharapkan dapat menunjukkan kekhasan masing masing pondok yang ada di Sumbar. 

"Sehingga masyarakat kaya akan informasi. Meskipun ditengah anggaran DIPA yang minim, dengan semangat yang tinggi Kanwil Kemenag Sumbar tetap bisa mengapungkan pondok pesantren dengan kegiatan keagamaannya akan dikenal luas oleh masyarakat," harapnya.

Yohanis menambahkan, para peraih juara lomba video nantinya akan diundang ke Padang untuk menerima piagam penghargaan dan bonus. 

Direncanakan, penyerahan penghargaan lomba akan berlangsung pada hari puncak peringatan hari santri. 

" Insyaallah, upacara peringatan hari santri dilingkungan Kanwil Kemenag Sumbar akan digelar pada tanggal 20 Oktober 2021 mendatang." Imbuhnya.

"Bila tidak ada perubahan rencana akan dipusatkan di Ponpes Minang Kabau, " katanya.

Yohanis mengatakan, sengaja dimajukan dua hari dari tanggal 22 Oktober 2021 yang bertepatan puncak hari santri nasional. Hal itu, mengingat seluruh jajaran Kemenag lingkup Kanwil Kemenag diseluruh Indonesia mengikuti peringatan hari santri nasional melalui daring bersama Kemenag RI," ungkapnya.

Ditambahkannya, terkait pelaksanaan lomba, pihak panitia Kanwil Kemenag Sumbar sudah menyurati Kemenag untuk diteruskan kepada pondok pesantren. 

Dimana pendaftaran lomba dimulai tanggal 01 s.d 09 September 2021. Pengiriman video dimulai tanggal 10 s.d 20 September 2021. Kemudian pihak Kanwil akan mengupload video mulai tanggal 21 s.d 30 September. 

Setelahnya untuk penilaian video akan dilakukan tim Kanwil mulai 01 s.d 12 Oktober 2021. Sedangkan untuk hasil, pengumuman pemenang jika tidak aral melintang direncanakan tanggal 13 Oktober 2021.(vera)