Silaturahmi Dengan Civitas RA Ikhlas, Kakanwil Jawab Keresahan Wali Murid

Silaturahmi Dengan Civitas RA Ikhlas, Kakanwil Jawab Keresahan Wali Murid

Padang, Humas—Masih diperpanjangnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat membawa keresahan bagi wali murid Raudhatul Athfal (RA) Ikhlas terhadap proses belajar mengajar, bagaimana tidak sesecara otomatis sistem pembelajaran akan tetap dilaksanakan secara daring.

“Banyak dari wali murid merasa proses pembelajaran secara daring tidak efektif, apalagi untuk anak usia Taman Kanak-kanak dimana proses pembelajaran lebih banyak dengan metode bermain,” ujar salah seorang wali murid di sela kegiatan silaturahmi keluarga besar RA Ikhlas Gunung Pangilun Padang, di Aula Amal Bhakti I Kanwil Kemenag Sumbar, Sabtu (4/09).

Silaturahmi ini dihadiri Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, H. Syamsuir selaku Pembina RA Ikhlas Gunung Pangilun Padang bersama Ketua DWP. Kanwil Kemenag Sumbar, Hj. Yenti Syamsuir beserta pengurus, didampingi Kabid Penmad, H. Syamsul Arifin, Kasi Kurikulum, H. Afrizal serta seluruh civitas RA Ikhlas dan perwakilan wali murid. Pertemuan ini dalam rangka evaluasi proses pembelajaran secara daring dalam masa PPKM.

Idas Sadri, Kepala RA Ikhlas saat memberikan laporan meyampaikan bahwa keluh kesah terkait proses pembelajaran dengan sistem daring ini sudah lama diterimanya dari banyak wali murid, namun karena ini sudah kebijakan pemerintah maka kita wajib mengikutinya.

Lanjut dilaporkannya bahwa RA Ikhlas Gunung Pangilun Padang memiliki siswa pada tahun ajaran 2021/2022 sebanyak 230 siswa dan kita semua saat ini belajar melalui sistem daring dipandu oleh guru masing masing.

“Selain daring kita juga mengunakan sistem panduan belajar dimana orangtua datang ke Sekolah menjemput tugas kemudian dikerjakan di rumah bersama anak dan kembali diantar ke sekolah sesuai jadwal dari wali kelas dan untuk menjemput tugas berikutnya,” lapornya lagi.

Sementara Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, H. Syamsuir dalam sambutannya memberikan sitawa sidingin kepada perwakilan wali murid Ra Ikhlas yang hadir saat itu.

“Semua orangtua kita saat ini dalam kesulitan, mulai dari anaknya yang di RA hingga Perguruan Tinggi merasakan imbas dari Covid 19 ini, bahkan sebenarnya kita semua merasakan dampaknya, ini terjadi bukan kehendak kita, semua tak kan terjadi tanpa izin Allah dan Covid 19 ini merupakan salah satu ujian dari Allah kepada kita manusia apakah kita sabar dan tabah dalam kondisi ini,” ujarnya.

“Kita di Kota Padang saat ini berada pada Level empat dimana pada level tersebut edaran terbaru Dirjen Pendis panduan tentang pembelajaran mulai dari RA hingga ke Aliyah melaksanakan pembelajaran secara daring dan ini berlaku hingga tanggal 06 September 2021 mendatang. Ini salah satu kebijakan Pemerintah dalam rangka menekan lonjakan covid 19 ini,” tambahnya lagi.

Lebih lanjut disampaikannya, “Kita semua juga merasakan kesulitan proses pembelajaran daring ini, tidak hanya orangtua bahkan guru dan pihak sekolah pun merasa kesulitan, kita berdoa saja semoga Covid 19 ini berkurang dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tidak diperpanjang,” harapnya.

“Hari ini kita diskusikan bagaimana jalan terbaiknya jika PPKM kembali diperpanjang, apakah kembali dengan sistem daring atau ada alternatif lain karena Secara prinsipnya RA mengikuti SE Pemda Padang terkait pembelajaran di masa covid 19,” sampainya.

Setelah melakukan diskusi bersama Kakanwil, Kabid Penmad, Ketua DWP beserta pengurus yang dipandu Kepala Seksi Kurikulum, H. Afrizal maka diperoleh kesepakatan bersama Jika setelah tanggal 6 September 2021, PPKM Kota Padang tidak diperpanjang, maka RA melakukan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas sesuai SE Dirjen Pendis dengan mengikuti prosesur yang ditetapkan.

Namun jika PPKM masih diperpanjang, maka pihak RA akan melakukan pemetaan dan menyepakati metode pembelajaran yang akan dipakai.

“Yang jelas tidak diperbolehkan ada pembelajaran di Madrasah, misalnya dengan metode guru kunjung, untuk teknisnya nanti RA yang akan mengkaji lebih lanjut,” ujar Afrizal menutup diskusi.

Dalam pertemuan tersebut juga dilaksankan penyerahan hadiah para Juara pemenang Lomba Mewarnai Kolaborasi Ibu dan Anak serta Lomba Tahfidz dalam rangka Pekan Muharram 1443 H beberapa waktu lalu. [DW]