Penyuluh Agama Bicara Persoalan Kekerasan dan Perlindungan Terhadap Anak

Penyuluh Agama Bicara Persoalan Kekerasan dan Perlindungan Terhadap Anak
Penyuluh Agama Bicara Persoalan Kekerasan dan Perlindungan Terhadap Anak

Agam, Humas--Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Banuhampu berbicara mengenai persoalan kekerasan dan perlindungan anak dalam suluhannya pada kegiatan bimbingan atau penyuluhan melalui tatap muka terhadap Kelompok Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) Surau Baru, hari Senin (13/09) di salah satu rumah anggota KPM PKH Surau Baru Nagari Pakansari Sinayan Kecamatan Banuhampu. 

Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Banuhampu,  Alharnisyefrita Wirahadinofa menyebutkan bahwa kegiatan pada KPM PKH ini merupakan kegiatan kolaborasi Penyuluh Agama bersama pendamping PKH Nagari Pakan Sinayan, Nurbaiti dengan materi yang telah ditentukan oleh pendamping PKH sesuai dengan program Kementerian Sosial. 

Selanjutnya Alharni juga menjelaskan bahwa materi yang disampaikan merupakan materi bimbingan atau penyuluhan dengan bahasa Agama Islam, yang hari ini mengenai Kekerasan dan Perlindungan Anak dalam Perspektif Islam yang merupakan materi viral saat ini dan merupakan program pencegahan kekerasan terhadap anak yang dilaksanakan oleh Kementerian Sosial. 

Dalam penyuluhannya, Alharni menjelaskan bahwa anak merupakan amanah atau titipan Allah SWT yang harus dipelihara, dijaga, dan dibimbing untuk menjadi manusia yang shaleh. 

"Seperti halnya, orang lain menitipkan sebuah barang kepada kita, kita menjaganya dengan baik, takut akan rusak. Mengapa anak titipan Allah di sia- siakan, tidak dipelihara atau dijaga dengan baik, malahan tidak jarang orang tuanya sendiri yang meminta dititipkan amanah oleh Allah melakukan kekerasan terhadap anaknya sendiri?" tutur Alharni.

Lebih lanjut, Alharni menjelaskan mengenai firman Allah dalam Surat An Nisaa ayat 9, dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka generasi yang lemah, yang mereka khawatir terhadap kesejahteraan mereka. Hal ini menjelaskan bahwa Allah menyatakan bahwa setiap orang tua harus mempersiapkan masa depan anaknya dengan baik sehingga sang anak mampu berdiri sendiri sepeninggal orang tuanya. 

Dalam kesempatan ini, Alharni berharap anggota KPM PKH Surau Baru mampu menjadi orang tua ideal bagi anak-anak nya, lembut namun tegas, mendampingi anak-anaknya tanpa kekerasan dengan panduan agama berpedoman kepada Al Qur'an dan sejarah Islam mengenai pendidikan terhadap anak.

Di hari yang sama Alharni juga melaksanakan bimbingan atau penyuluhan pada KPM PKH Tobo Kadang Nagari Pakan Sinayan Kecamatan Banuhampu.

Kepala KUA Kecamatan Banuhampu, Rinaldi mengapresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan oleh Penyuluh Agama yang diharapkan mampu menambah wawasan masyarakat khususnya umat Islam mengenai program pemerintah. Dan Kepala KUA berharap Penyuluh Agama dapat melaksanakan kegiatan ini secara berkelanjutan dengan menyampaikan persoalan nikah atau rumah tangga dan program-program KUA dan Kementerian Agama lainnya dalam materinya. Syef