Wawasan Kebangsaan Salah Satu Nilai Dasar yang Harus Dimiliki SDM Kementerian Agama

Wawasan Kebangsaan Salah Satu Nilai Dasar yang Harus Dimiliki SDM Kementerian Agama
Wawasan Kebangsaan Salah Satu Nilai Dasar yang Harus Dimiliki SDM Kementerian Agama
Wawasan Kebangsaan Salah Satu Nilai Dasar yang Harus Dimiliki SDM Kementerian Agama

Agam, Humas--Wawasan Kebangsaan atau cara pandang bagsa Indonesia dalam rangka mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara yang dilandasi jati diri bangsa Indonesia dengan Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan salah satu dari nilai-nilai dasar yang harus dimiliki oleh seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) di bawah naungan Kementerian Agama.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PDPP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam dalam menyampaikan materinya sebagai narasumber dalam kegiatan Pelatihan Di Wilayah Kerja (PDWK) Pelatihan Manajemen Pondok Pesantren di Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Agam pada hari Rabu (15/09) di Aula Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek, Kecamatan Banuhampu.

Selanjutnya Kepala Seksi PDPP Kankemenag Kabupaten Agam, H. Yunaldi dalam kegiatan yang diselenggarakan atas kerja sama Balai Diklat Keagamaan Padang dan Kankemenag Kabupaten Agam ini wawasan kebangsaan terwujud dalam persatuan dan kesatuan bangsa yang memiliki enam dimensi yang bersifat mendasar dan fundamental, yaitu penghargaan terhadap harkat dan martabat bangsa Indonesia, kehidupan kebangsaan yang bebas, merdeka dan bersatu, cinta akan tanah air, demokrasi yang berkedaulatan rakyat, masyarakat adil dan makmur, serta kesetiakawanan sosial.

Dalam kegiatan ini, Kepala Seksi PDPP Kankemenag Kabupaten Agam, H. Yunaldi menyampaikan nilai-nilai dasar SDM Kementerian Agama, di antaranya adalah revolusi mental, wawasan kebangsaan, konsep ikhlas beramal, 5 nilai budaya kerja Kementerian Agama, dan kode etik pegawai Kementerian Agama.

Lebih lanjut dalam kegiatan yang diikuti oleh 30 Pimpinan Pondok Pesantren se Kabupaten Agam menjelaskan bahwa revolusi mental merupakan sebuah gerakan yang menggembleng manusia menjadi manusia baru, yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat, memiliki integritas, etos kerja dan memiliki semangat gotong royong.

H. Yunaldi berharap materi yang disampaikannya ini bermanfaat dan dapat dipahami oleh seluruh peserta yang akan membawa Pondok Pesantren memiliki kualitas dalam hal mutupendidikan, pengelolaan Pondok Pesantren serta para santri dan tenaga pendidik menjadi SDM berkualitas. Syef