Para Tokoh Hadiri FGD Moderasi Beragama di Kemenag Kab.Solok

Para Tokoh Hadiri FGD Moderasi Beragama di Kemenag Kab.Solok
Koto Baru, Humas, Kantor Kemenag Kab. Solok menggelar focus group discussion (FGD) moderasi beragama bertajuk tantangan dan peluang, Jumat (24/9) di aula Hubbul Wathan.

FGD ini diikuti oleh Pejabat Kantor Kemenag, Kepala KUA Kecamatan se Kabupaten Solok, pengurus Ormas Agama, Pimpinan Pondok Pesantren dan undangan lainnya.

Kepala Kantor Kemenag Kab.Solok dalam sambutannya menyampaikan bahwa moderasi beragama yang digaungkan merupakan salah satu upaya mendukung percepatan pembangunan oleh Kementerian Agama.

"Sebagaimana tertuang dalam pembangunan jangka menengah nasional (PJMN) 2020-2024 yang menyebut moderasi beragama merupakan pilar penting dan modal sosial dalam membangun bangsa,"ujar Helmi.

Disebutkan juga, ditengah gencarnya pengaruh era globalisasi dan pengaruh arus informasi dapat menyebabkan tergerusnya budaya leluhur, yang secara tidak langsung juga berpengaruh pada tatanan kehidupan dan sosial masyarakat.

"Untuk itu diperlukan penguatan moderasi beragama oleh semua lini, baik ASN selaku aparatur pemerintah, ormas, pengurus masjid, tokoh agama, tokoh adat dan pihak lain. Diantaranya melalui rekrut tenaga profesional untuk guru mengaji, sistim dan strategi pengajian berbasis long life education dan tata kelola surau dengan manajemen yang modern yang tetap mengedepan kearifan lokal," Helmi menjelaskan.

Menutup paparanya, Helmi menyebut indikator moderasi beragama ini dimulai dengan toleranasi antar umat ditengah masyarakat. Kemudian, semua pihak menolak dan mencegah semua upaya dan tindakan kekerasan yang dapat merusak hubungan sosial masyarakat.

"Menghargai dan menghormati budaya lokal, merupakan salah satu indikator penting dalam tumbuhnya moderasi beragama," pungkas Helmi. Fendi