Sosialisasi vaksin covid-19, MTsN 3 Agam Siap Bentuk Herd Immunity

Sosialisasi vaksin covid-19, MTsN 3 Agam Siap Bentuk Herd Immunity
Sosialisasi vaksin covid-19, MTsN 3 Agam Siap Bentuk Herd Immunity

Balingka, humas -- Rabu (29/9) seluruh orang tua siswa MTsN 3 Agam mengikuti sosialisasi vaksin covid-19 yang digelar secara bertahap di aula kampus MTsN 3 Agam. Acara sosialisasi yang diprakarsai oleh Puskesmas IV Koto ini turut menggandeng Polsek IV Koto dan Koramil 09 IV Koto.

Dibuka secara resmi oleh Kepala MTsN 3 Agam, Desmawita, acara sosialisasi ini berlangsung dalam beberapa tahap mulai dari pukul 8 pagi. Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, MTsN 3 Agam sebagai tuan rumah sukses menghelat sosialisasi komunikatif antara pihak Puskesmas dengan para orang tua siswa.

Sosialisasi vaksin yang berlangsung hangat dan interaktif ini tampak memberikan sejumlah tanggapan positif dari orang tua siswa. Seusai acara sejumlah orang tua mengaku "tercerahkan" dan tidak ragu lagi untuk memberikan izin pemberian vaksin kepada anak mereka. Tidak diragukan, selama ini memang banyak keraguan dan ketakutan yang muncul di masyarakat mengenai pemberian vaksin covid-19 akibat maraknya berita hoax paska vaksin yang beredar yang akhirnya berimbas pada ketidakyakinan orang tua untuk memberikan izin vaksin bagi anak mereka.

Sesuai dengan tujuan pemerintah untuk membentuk herd immunity melalui pemberian vaksin, sosialisasi pemberian vaksin di lingkungan madrasah inipun juga diharapkan bisa mewujudkan kesiapan PBM tatap muka seutuhnya di madrasah. Desmawita selaku perwakilan tuan rumah menyatakan harapannya untuk membentuk pertahanan fisik siswa sebelum PBM tatap muka seutuhnya dilaksanakan.

" Untuk bisa terhindar dari covid-19 salah satu caranya adalah dengan pemberian vaksin yang bertujuan untuk  membentuk kekebalan kelompok, menurunkan tingkat kesakitan dan angka kematian. Selain melindungi dan memperkuat  sistem  kesehatan  secara menyeluruh, pemberian vaksin juga diharapkan dapat menjaga produktifitas  dan meminimalkan  dampak sosial. Bagi kita, dampak yang sangat terasa tentunya dari segi PBM daring luring yang sudah cukup lama berlangsung. Kita harapkan nantinya kita bisa PBM tatap muka seutuhnya agar hasil belajar yang diperoleh pun memuaskan," ungkap Desmawita. (Deri)