FKUB Padangpanjang, Kunjungi Desa Kerukunan Mahakarya Pasaman Barat

FKUB Padangpanjang, Kunjungi Desa Kerukunan Mahakarya Pasaman Barat

Pasaman Barat, Humas – Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Padangpnjang, Kamis (14/10) laksanakan studi tiru sekaligus bersilaturrahmi bersama warga Desa Kerukunan Pasaman Barat, Mahakarya, Kecamatan Luhak Nan Duo. Pertemuan, dilaksanakan di Madrasah Aliyah (MA) Al-Madani, setempat.

Rombonan FKUB Padangpanjang, dipimpin ketuanya, Sihabuddin, dengan 20 orang unsur pengurus lain, didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas) Padangpanjang, Putu Venda. Selain Sekretaris FKUB Pasaman Barat, Suharjo, rombongan Kota Serambi Mekkah, diterima Plt. Sekretaris Daerah setempat, Hendera Putra.

Ketua FKUB Padangpanjang, Sihabudin, didampingi Sekretarisnya, Syaiful Arfin, sekaligus Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Padangpanjang, kepada Humas, menyampaikan, keunikan yang ada dan tertanam di tengah warga Desa Kerukunan di Mahakarya, tidak saja diketahui dan diyakini keberadaannya oleh warga Pasaman Barat.

Dijadikannya Mahakarya sebagai Desa Kerukunan, dengan berbagai keunikan dan kekhasan tersendiri, telah menyebar, termasuk bagi warga Kota Padangpanjang. Karena keunikan dan kekhasan di kawasan multi agama, multi etini, dan multi bahasan inilah membuat pengurus FKUB Padangpanjang terpanggil dan berkomitmen melaksanakan studi tiru sekaligus silaturrahmi ke Mahakarya.

Inilah di antara alasan bagi pihaknya, yang didampingi Kepala Badan Kesbang Linmas Padangpanjang berkunjung sekaligus silaturrahmi bersama pengurus dan warga Mahakarya. Pihaknya banyak penerima informasi dan keunikan dilaksanakan di tengah masyarakat, selanutnya akan dilestarikan secara bersama di Padangpanjang.

Sekraris FKUB Pasaman Barat, Suharjo, didampingi Plt. Sekretaris Daerah, Hendra Putra, menyampaikan, pihaknya mengucapkan terimakasih atas kunjungan pengurus FKUB yang didampingi pemerintah kota, diwakili Kepala Badan Kesbangpol Linmas Padangpanjang. Silaturrahmi ini, adalah kesempatan baik dua pihak, dan akan dilestarikan setiap saat.

Tokoh agama Katoik sekaligus waega Mahakarya, Berto dan Sutrisno, menyampaikan, keharmonisan yang terjalin di tengah warga lintas agama di Nagari Persiapan Mahakarya, Kecamatan Luhak Nan Duo, bukan saja ketika melaksanakan sekaligus memeriahkan acara kenegaraan, seperti peringatan hari ulang tahun kemerdekaan, dan sebagainya.

Kekompakan dengan kebersamaan di tengah warga Mahakarya selalu dilaksanakan setiap saat, malah keharmonisan antara sesame, baik secara internal maupun lintas agama, saling mengutamakan prinsip gotong royong. “Warga Mahakarya sepakat dan berkomitmen melaksanakan apapun kegiatan sosial dan kemasyarakatan secara bersama, dengan prinsip gotong royong”, ulas Berto.

Dijelaskan Antonius, apapaun kegiatan yang dilaksanakan, semuanya dikerjakan secara bersama-sama, dengan prinsip gotong royong, dan saling menghargai. “Apapun bentuk kegiatan dilaksanakan di tengah warga Mahakarya, dilaksanakan secara bersama, dengan prinsip gotong royong. Khusus untuk kegiatan ibadah, diserahkan secara khusus kepada masing-masing, sesuai agama, dan keyakinan masing-masing:, katanya. (zar)