Muhammad Nur, jadi Pembina Upacara di MIN 2 Pasaman Barat

Muhammad Nur, jadi Pembina Upacara di MIN 2 Pasaman Barat

Pasaman Barat, Humas – Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Muhammad Nur, Senin (1/11) berkunjung sekaligus pembina upacara bendera di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Pasaman Barat, Jorong Silambau, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali. Selain kepala madrasah, upacara bendera itu juga diikuti majelis guru, tenaga kependidikan dan siswa.

Kepala Kantor, Muhammad Nur, dihadapan peserta upacara menyampaikan, tanpa begitu terasa tahun ajaran 2021-2022 tinggal beberapa bulan lagi. Sukses atau tidak dan tercapai atau tidaknya target yang diharapkan dari pencapaian proses pembelajaran di suatu madrasah, seperti MIN 2 Pasaman Barat, ditentukan kepala, majelis guru, dan tenaga kependidikan yang bersangkutan.

Untuk itu, kepala madrasah, majelis guru, peserta didik bersama pihak terkait secara bersama-sama meningkatkan rasa kebersamaan dan komitmen bersama mamajukan proses pembelajaran. Sehingga peningkatan kualitas pendidikan dengan mutu lulusan di madrasahnya, seperti yang diarapkan, akan terwujud.

Kepala MIN 2 Pasaman Barat, Nur Alim, akui, jika tidak ada dukungan dan kerjasama yang baik dan berkesinambungan mengelola madrasah, agar hasil yang diharapkan tercapai, tidak bisa hanya dilaksanakan dirinya bersama perangkat yang ada. Untuk itu, mari secara bersama kita sukseskan proses pembelajaran di madrasah ini dengan maksimal.

Kesediaan kepala kantor berkunjung sekaligus jadi pembina upacara bendera hari ini (Senin-red), bukan saja menjadi penghargaan tersendiri bagi pihaknya bersama keluarga besar MIN 2 Pasaman Barat. Hadir dan tampilnya Muhammad Nur, sebagai pembina upacata, juga menjadi motivasi bagi dirinya bersama keluarg besarnya.

“Kami yakin dan percaya, menjadikan MIN 2 Pasaman Barat berkualitas, dan almninya sejajar dengan lulusan lembaga pendidikan sederajat, khususnya di kabupaten ini, akan terwujud jika semua pihak secara bersama manyatakan sikap bersama, untuk memajukan madrasah negeri di Kecamatan Kinali ini”, kata Nur Alim, menambahkan. (zar)