OSIM MAN 2 Bukittinggi Gelar Pentas Seni Peringati Sumpah Pemuda

OSIM MAN 2 Bukittinggi Gelar Pentas Seni Peringati Sumpah Pemuda

Bukittinggi, Humas--Salah satu cara untuk mengingatkan dan menanamkan rasa cinta tanah air pada generasi muda adalah dengan cara   peringatan hari - hari besar nasional. Sumpah Pemuda merupakan momen sejarah penting untuk mempersatukan bangsa ini dari berbagai perbedaan untuk mencapai kemerdekaan.

Dimasa pandemi Sumpah pemuda dan bulan bahasa dimaknai sebagai momentum mempersatukan tekad seluruh bangsa Indonesia untuk bangkit dari terpaan Covid-19 yang menghantam berbagai lini kehidupan.

MAN 2 Bukittinggi dalam memperingati sumpah pemuda mengadakan pentas seni yang diisi dengan lomba lagu nasional, Nasyid dan mading antar kelas.  Suasana meriah peringatan Sumpah Pemuda ini dapat mengobati rasa rindu siswa karena sudah hampir 2 tahun tidak bisa melaksanakan pentas seni. Pandemi membuat beberapa kegiatan yang menimbulkan kerumunan harus ditunda.

Kegiatan tahunan ini dilaksanakan tetap menggunakan prokes yang ketat, karena siswa yang jadi suporter dibatasi memasuki aula, sementara itu siswa lainnya tetap belajar di kelas.

Imam Dwi Maulana selaku ketua pelaksana, Kamis (05/11) menyampaikan.  "Alhamdulillah Pekan Seni kali ini berjalan lancar, kegiatan ini merupakan peringatan Sumpah Pemuda dan menyambut bulan bahasa. Acara seharusnya dilaksanakan bulan Oktober, tapi karena ada beberapa kegiatan bulan lalu, sehingga baru bulan ini bisa dilaksanakan.  Ajang kali ini diisi dengan kegiatan lomba lagu nasional dan lagu Nasyid, serta lomba mading antar kelas. Pengumuman pemenang dan pemberian hadiah langsung diserahkan hari ini juga," ujar Imam.

Deswita sebagai Plt. MAN 2 Bukittinggi dihubungi via telepon menyampaikan apresiasinya. "Kami sangat senang sekali melihat panitia dari OSIM bisa melaksanakan acara peringatan Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa. Siswa kita sudah haus dengan pentas seni yang sudah hampir 2 tahun tidak bisa dilaksanakan karena pandemi."

"Ajang ini merupakan wadah untuk menyalurkan bakat dan minat siswa dibidang seni. Selain itu kegiatan ini juga harus dimaknai siswa untuk bangkit belajar dan berprestasi dimasa pandemi ini. Pada cabang seni kita mendatangkan Tim Juri dari luar madrasah yaitu Berry Tamara yang merupakan pelatih tim Nasyid profesional dan Rahmi Anwar guru Seni Budaya dari MTsN 2 Bukittinggi," ujar Deswita.

"Selamat kepada pemenang bagi yang belum menang jangan patah semangat,masih ada ajang- ajang berikutnya. Semoga siswa kita dapat mengikuti berbagai lomba di luar madrasah dan MAN 2 konsisten menyalurkan bakat dan minat siswa," tutup kepala madrasah yang selalu semangat ini.(Yuli/Syafrial)