Upacara HGN MAN 2 Pesisir Selatan, KaKan Kemenag Bertindak sebagai Pembina Upacara

Upacara HGN MAN 2 Pesisir Selatan, KaKan Kemenag Bertindak sebagai Pembina Upacara

Painan, Humas-- Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-76 ditandai dengan gelaran Upacara Bendera di MAN 2 Pesisir Selatan (Pessel), Kamis (25/11). Kepala Kantor Kementerian Agama (KaKan.Kemenag) Kabupaten Pesisir Selatan H Abrar Munanda bertindak sebagai Pembina Upacara dalan upacara itu.

Dalam amanatnya KaKan Kemenag menyampaikan bahwa Peringatan HGN sesuai dengan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 78 Tahun 1994 yang mengatur penetapan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional di Indonesia. H. Abrar mengamanatkan bahwa guru adalah pelita dalam kegelapan. Guru juga penyejuk dalam kehausan akan ilmu pegetahuan. Kita mesti bersyukur bahwa selama ini telah dianugerahi guru yang cerdas, sabar dalam mendidik dan mencerdaskan anak bangsa.

Abrar juga menyampaikan dalam amanatnya, bahwa dalam kondisi Pandemi yang penuh tantangan, guru telah berjuang menjalankan tugas, fungsi dan tanggung jawabnya. Tidak mudah menjalankan pendidikan dalam kondisi tersebut, tapi guru mampu menjawab tantangan itu dan bahkan telah melahirkan banyak karya, perubahan bagi keberlangsungan pendidikan.

Sementara itu, Kepala Madrasah Ahmad Asdi pasca upacara menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan kesediaan KaKan.Kemenag sebagai pembina upacara. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru, pegawai serta kepada Pengurus OSIM dan juga seluruh siswa yang telah mengikuti upacara dengan khidmat.

"Upacara HGN adalah suatu kegiatan yang selalu diagendakan setiap tahunnya di MAN 2 Pesisir Selatan. Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan semangat pengabdian para guru sekaligus menghargai perjuangannya selama ini. Sekaligus mendidik para peserta didik agar semakin mencintai dan menghargai para guru yang telah mendidik mereka tanpa lelah," ucap Asdi.

Adapun rangkaian peringatan HGN di MAN 2 Pesisir Selatan hari itu tidak hanya sekedar pelaksanaan upacara bendera. Perayaan HGN dilanjutkan dengan beberapa kegiatan yang digagas oleh OSIM. Diantaranya adalah pemotongan tumpeng dan Kue yang dipersembahkan untuk para guru. Dilanjutkan dengan penampilan pentas seni drama dari asrama putri dan berbagai penampilan lainnya. (weni)