MAN 2 Kota Padang Nobatkan Syahrul sebagai Agen Perubahan Bidang Publikasi dan Pemberitaan

MAN 2 Kota Padang Nobatkan Syahrul sebagai Agen Perubahan Bidang Publikasi dan Pemberitaan

Padang, humas -- Atas terobosannya dalam bidang publikasi dan pemberitaan berbagai kegiatan civitas akademika MAN 2 Padang, Syahrul tim devisi humas bidang pemberitaan dinobatkan sebagai agen perubahan bidang publikasi dan pemberitaan MAN 2 kota Padang

Penganugerahan ini sendiri tertuang melalui surat keputusan (SK) kepala MAN 2 Kota Padang No. 031 tahun 2021 tentang penetapan agen perubahan di MAN 2 Kota Padang dalam rangka mewujudkan manajemen tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas guna mendukung percepatan reformasi birokrasi pada madrasah

Penunjukan ini merupakan pengakuan madrasah atas berbagai terobosan yang dilakukan oleh Syahrul sebagai kontributor berita khususnya dalam memberitakan serta mempublikasikan setiap peristiwa penting, menarik serta prestasi kepala madrasah, guru/pegawai dan siswa selama tahun 2021

"Sebenarnya sebelum Syahrul di tunjuk jadi kontributor berita, berita kita biasa-biasa saja, paling hanya melalui WA saja. Syahrul telah melakukan perubahan yang luar biasa pada publikasi dan pemberitaan MAN 2 kota Padang di media, yang sebelumnya kegiatan dan prestasi madrasah sangat jarang terekspose di media," kata Akhri Meinhardi kepala MAN 2 Kota Padang saat menerima 1 bundel kumpulan berita dari Syahrul Senin, (10/01/2022) di ruang kerjanya

Akhri Meinhardi mengapresiasi kerja yang dilakukan kontributor berita MAN 2 Kota Padang, menurutnya mungkin banyak orang yang bisa membuat berita akan tetapi sedikit yang banyak membuat mulai dari program kerja, laporan hingga bukti fisik dari berita itu sendiri.

"Itulah alasan MAN 2 Kota Padang menunjuk Syahrul sebagai agen perubahan pada bidang publikasi dan pemberitaan. Madrasah akan memberikan penghargaan atas karya yang dilakukan, salut dan bangga atas perubahan yang dilakukannya" ujar Akhri Meinhardi

Syahrul mengatakan bahwa MAN 2 kota Padang adalah sebuah madrasah yang besar yang menurut data tahun 2021 jumlah guru dan pegawai 140 orang dan siswa 1.387 orang. Banyak kegiatan dan kreatifitas yang dilakukan guru/pegawai serta siswa yang berbuah prestasi, baik daerah, nasional maupun Internasional. Akan tetapi prestasi yang luar biasa itu sama sekali atau bisa dikatakan tidak terpublikasi ke media.

Banyak hal mempengaruhi kenapa kegiatan atau prestasi guru dan siswa tidak terpublikasi ke media, di antaranya, pertama, banyak pihak sekolah/madrasah, dalam hal ini kepala sekolah, guru, atau pegawai madrasah beranggapan publikasi madrasah itu tidaklah begitu penting. Kedua, ketersediaan sumber daya manusia untuk menulis berita. 

"Dari kedua faktor itu, kami beranggapan di MAN 2 Padang bahwa ketersediaan sumber daya manusia untuk menulis berita yang menjadi faktor dominan sehingga prestasi guru dan siswa tidak terpublikasi ke media," ungkap Syahrul guru Fiqih MAN 2 Kota Padang

Lebih lanjut ketua MGMP fiqih Kota Padang ini menjelaskan sejak di tunjuk sebagai kontributor berita, ia berjibaku menulis berita setiap peristiwa penting yang terjadi di MAN 2 Kota Padang, baik prestasi kepala, guru/pegawai maupun siswa.

"Alhamdulillah sejak Januari sampai Desember 2021 sudah ada 820 lembar berita tentang MAN 2 Kota Padang yang terbit di website Portal kemenag Sumbar, Pilarbangsa News.com,Jurnalissumbar.com, langgam.com, Padang kita.com, jernihnews.com, infopublik.com dan web. Mandupa," ujar angku Datuak rang malayu ini

"Saya memilih fokus pemberitaan pada media online karena salah satu cara mendokumentasikan kegiatan yang tahan lama dan tak banyak memakan tempat adalah dengan mempublikasikan lewat media online. Melalui media tersebut, pada suatu saat orang akan menemukan berbagai informasi dari madrasah itu meski sudah berlalu puluhan tahun," tambahnya lagi

Bahkan katanya lagi, pimpinan, guru atau siswa yang membuat karya yang diberitakan di media online akan membuatnya senang dan bahagia. Karena hal itu bisa menjadi contoh atau cerita kepada teman, anak, cucu, keluarga, dan yang lainnya. Kebanggaan bahwa dirinya pernah berkarya di madrasah dan didokumentasikan serta dipublish hingga masih terlacak saat dirinya sudah beranak-cucu.

Di tambahkan Arul begitu ia akrab dipanggil, secara prinsip ia tidak menemui kendala dalam menjalankan tugas sebagai kontributor berita MAN 2 kota Padang karena didukung fasilitas yang memadai yang disediakan oleh pihak madrasah, akan tetapi masih ditemui sebahagian kecil guru/pegawai, pembina ekskul serta siswa yang masih beranggapan bahwa publikasi tidak begitu perlu atau penting, sehingga hal itu menjadi penghalang bagi kontributor berita dalam mengakses sumber berita," pungkas Syahrul. (Zaki) *rzk