Tiga Orang ASN lingkup Kemenag Kota Bukittinggi Diambil Sumpah, H. Kasmir Ingatkan Terkait Ikrar Sumpah Yang Dibaca

Tiga Orang ASN lingkup Kemenag Kota Bukittinggi Diambil Sumpah, H. Kasmir Ingatkan Terkait Ikrar Sumpah Yang Dibaca
Tiga Orang ASN lingkup Kemenag Kota Bukittinggi Diambil Sumpah, H. Kasmir Ingatkan Terkait Ikrar Sumpah Yang Dibaca

Bukittinggi, Humas--Berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 pasal 39, setiap PNS wajib mengangkat sumpah/ janji Pegawai Negeri Sipil menurut agama atau kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kamis (13/01) tiga orang Aparatur Sipil Negara (ASN ) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi diambil sumpahnya. Tiga orang ASN tersebut sesuai dengan surat keputusan yang di bacakan Analisis Kepegawaian Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Silky Putri Maiza adalah Fauzi (Pranata Keuangan APBN Kemenag Kota Bukittinggi), Yaya Rizani (Calon Arsiparis Ahli Pertama Kemenag Bukittinggi) dan Anggri Perdana Putra (Analis Barang Milik Negara MAN 1 Bukittinggi).

Prosesi pengambilan sumpah Pegawai Negeri Sipil tersebut selain dihadiri ASN di lingkup Kementerian Agama Kota Bukittinggi juga turut dihadiri pejabat dan beberapa Kepala Madrasah lingkup Kementerian Agama Kota Bukittinggi.

"Sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS)/Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan janji yang mengikat ASN agar selalu melakukan perbuatan bersih, jujur, dan sadar akan tanggung jawabnya sebagai unsur dari Aparatur Negara maupun abdi masyarakat," hal tersebut seperti yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Kasmir saat mengambil sumpah tiga orang ASN ini.

H. Kasmir juga meminta sebagai ASN dan baru diambil sumpahnya agar selalu tunduk dan patuh terhadap aturan/regulasi yang berlaku, terutama yang berkaitan dengan kode etik dan disiplin PNS, serta berkaitan dengan tugas dan fungsi setiap jabatan yang diemban.

"Mari kita renungankan isi Khutbah Sumpah yang disampaikan Rohaniwan berdasarkan Al-Qur'an surat Ali Imran Ayat 77 yaitu Sesungguhnya orang-orang yang memperjual belikan janji Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga murah, mereka itu tidak memperoleh bagian di akhirat, Allah tidak akan menyapa mereka, tidak akan memperhatikan mereka pada hari Kiamat, dan tidak akan menyucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih."

"Untuk itu diharapkan kepada para PNS yang baru diambil sumpahnya agar dapat mengimplementasikan sumpah dan janji yang telah diucapkan. Sebagai abdi negara yang diamanahkan oleh Allah mari bekerja dengan maksimal, dapat menjadi tauladan, bertanggung jawab, berintegritas dan penuh kedisiplinan dalam menjalankan tugas," tutupnya. (Syafrial)