Satprakoja MAN 1 Solok Kembali Gelar Pelantikan Kacu dan Bantara

Satprakoja MAN 1 Solok Kembali Gelar Pelantikan Kacu dan Bantara
Satprakoja MAN 1 Solok Kembali Gelar Pelantikan Kacu dan Bantara

Koto Baru, Humas - Satuan Pramuka Kobar Jaya (Satprakoja) MAN 1 Solok Plus Keterampilan kembali menggelar pelantikan pelantikan kacu dan penegak bantara setelah 2 tahun tertunda akibat COVID-19.

Acara dilaksanakan di Villa Villa Bukit Sapan, Nagari Kampung Batu Dalam, Kecamatan Danau Kembar, Sabtu (15/1). Para peserta dilepas oleh Kepala MAN 1 Solok Syukrizal yang didampingi para Wakil Kepala.

Anngita yang dilantrik tergabung dalam  Ambalan Umar bin Khattab dan Siti Masyitah, Gugus Depan 10.127-10.128 pangkalan MAN 1 Solok Plus Keterampilan.

Kegiatan pelantikan ini merupakan kegiatan wajib dilaksanakan guna untuk  menetapkan kader baru anggota Satprakoja, dan menyaring para kader terbaik dari seluruh siswa MAN 1 Solok. Perlu diketahui, untuk mengikuti proses pelantikan kacu para calon sebelumnya sudah harus memahami tentang makna kacu yang sebenarnya, dan telah menyelesaikan beberapa tugas termuat dalam Syarat-syarat Kecakapan Umum (SKU) untuk penegak bantara.

Satprakoja MAN 1 Solok melantik 14 anggota, yang terdiri dari 5 anggota untuk pelantikan kacu dan bantara, dan 9 anggota untuk pelantikan kacu. Selain oleh peserta pelantikan dan pembina Satprakoja, dewan kehormatan Satprakoja juga turut hadir dalam membantu, membimbing, serta mendampingi para peserta pelantikan.

Dalam dingin dan indahnya malam di bumi perkemahan Bukit Sapan, prosesi pengujian kacu dan pengujian penegak bantara dilaksanakan dan didampingi langsung oleh dewan kehormatan yang berlangsung dengan lancar.

Esoknya (16/1) setelah melakukan lintas alam, para peserta kembali ke bumi perkemahan untuk melakukan upacara pelantikan dan penutupan acara. 

Upacara pelantikan dimulai dengan tanya jawab kepada peserta pelantikan kacu dan calon bantara oleh pembina upacara, Faisal Adi Putra.  Dilanjutkan dengan penyucian diri, mengulang janji, dan pemasangan kacu dan atribut bantara.

Dalam amanatnya, Faisal mengatakan bahwa dengan dilantiknya ambalan Umar bin Khattab dan Siti Masyitah bukanlah akhir dari pencapaiannya, melainkan awal dari perjuangan untuk tetap mempertahankan harga diri sebagai seorang pramuka. 

Untuk penutupan acara, para dewan kehormatan memberikan hormat dan selamat kepada anggota tetap Satprakoja, dan memberikan beberapa motivasi.

Sebelumnya, saat melepas para peserta kegiatan ini, Kepala MAN 1 Solok Drs, Syukrizal, MM mengatakan bahwa Pramuka merupakan kecakapan yang dimiliki seorang siswa, yang apabila dimiliki dengan baik yang didapat dari latihan bersungguh-sungguh maka akan menjadi penopang perjalanan kedepannya.

"Makna yang terkandung dalam logo Pramuka, cikal kelapa adalah sebiuah maknda dan pesan motivasi bagi anggotanya agar menjadi pribadi yang bermanfaat untuk orang lain, secara iman bisa menjadi teladan, secara ilmu bisa menjadi contoh dan secara skill atau kecakapan patut ditiru," ujar Syukrizal menyemangati.

Menutup pesannya, Syukrizal berharao setelah kegiatan pelantikan ini, para peserta yang tergabung dalam Satprakoja bisa menjadi teladan bagi siswa lainnya di MAN 1 Solok Plus Keterampilan ini. Fendi