Limaratus Paket Takjil Dari MAN Lima Puluh Kota Untuk Masyarakat

Limaratus Paket Takjil Dari MAN Lima Puluh Kota Untuk Masyarakat

Lima Puluh Kota, Humas – Madrasah ‘Aliyah Negeri Lima Puluh Kota siapkan limaratus paket takjil untuk masyarakat disekitar madrasah pada Jumat (22/4). Program berbagi berkah ini disiapkan langsung oleh para siswa dan guru dengan memasak sendiri paket takjil.

Kegiatan berbagi limaratus paket takjil beserta kurma ini diprakarsai oleh Dewan Ambalan Pramuka dengan memanfaatkan uang kas yang ada ditambah dengan uang dari majlis guru dan pegawai.

Pembagian paket takjil dilaksanakan di empat titik yaitu di depan madrasah, Simpang Tiga Mungka, Simpang Bakir, dan Simpang Andiang Baruah Limbanang. Masyarakat yang lewat langsung disapa ramah oleh peserta didik yang didampingi oleh beberapa orang majlis guru. Pembagian paket takjil ini disambut antusias oleh mmasyaraka.

Intan Marajo, Kepala MAN Lima Puluh Kota, mengapresiasi dan mensupport para siswa yang berjibaku menyiapkan paket takjil. Terangkatnya program ini merupakan salah satu kegiatan untuk menumbuhkan rasa peduli di dada siswa dan untuk memperkenalkan MAN Lima Puluh Kota kepada masyarakat.

“Melalui program berbagi paket takjil ini kita berharap siswa kita memiliki kepekaan kepada sesama. Di samping itu harapan kita masyarakat lebih mengenal MAN Lima Puluh Kota. Selain itu kita berharap ide cemerlang dari para siswa ini menjadi berkah Ramadan yang  akan dapat dirasakan bersama,” ungkap Intan.

Pada kesempatan itu Intan juga memaparkan kesiapan MAN Lima Puluh kota menerima Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2022/2023 mendatang. Intan menegaskan bahwa MAN Lima Puluh Kota siap menjadi madrasah yang akan memfasilitasi pengembangan potensi siswa dalam bidangnya masing-masing. Ini menjadi salah satu prioritas utama dari MAN Lima Puluh Kota.

Renzofi ,Rahmi dan Resti,  Pembina Pramuka MAN Lima Puluh Kota saat dikonfirmasi menyatakan bangga atas program yang dilaksanakan siswanya. Nilai-nilai kepramukaan yang selama ini ditanamkan kepada mereka dapat mereka terapkan.

“Ilmu kepramukaan salah satunya berkaitan erat dengan rasa sosial. Rasa sosial yang tinggi akan dimiliki orang siswa yang benar-benar paham ilmu kepramukaan. Inilah salah satu bentuk dukungan mereka dalam menyukseskan program madrasah,” ungkap Renzofi yang dibenarkan oleh Rahmi dan Resti.

Idrus, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan memberikan support kepada peserta didik maupun guru yang sudah terlibat langsung pada kegiatan mulai dari persiapan memasak, pengemasan sampai pembagian paket takjil yang berjalan dengan lancar.

“Insya Allah ini akan menjadi agenda rutin madrasah kita setiap tahunnnya di bulan Ramadan. Kita akan terus mensupport siswa agar peduli kepada sesama. Meski hal ini dilaksanakan di bulan Ramadan, kita berharap rasa peduli mereka juga dapat mereka terapkan di luar bulan Ramadan,” harap Idrus di sela pembagian paket takjil yang berakhir sekitar pukul 17.30 wib. (Saiyidati/Nina)