Berada Pada Angka 30,32 Persen, Kemenag Lima Puluh Kota Pacu Realisasi Serapan Anggaran

Berada Pada Angka 30,32 Persen, Kemenag Lima Puluh Kota Pacu Realisasi Serapan Anggaran

Lima Puluh Kota, Humas -- Hingga pertengahan bulan Mei 2022, realisasi serapan anggaran Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota berada pada angka 30,32 persen. Angka yang tergolong rendah pada deretan Kementerian Agama Kabupaten Kota se Provinsi Sumatra Barat.

Pernyataan ini diterima, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota, H. Irwan, dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatra Barat saat menyampaikan realisasi serapan anggaran dalam rapat yang digelar pada Hari Selasa, 17 Mei 2022 di Kanwil Kemenag Provinsi Sumatra Barat.

Hal inilah yang mendorong Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota, menggelar rapat bersama Sub Bagian Tata Usaha, seksi/penyelenggara, Kepala Madrasah, dan Kepala KUA kecamatan se Kabupaten Lima Puluh Kota, Rabu (18/5)

Dalam rapat yang diadakan di Aula VIP kantor tersebut, Irwan menyebut realisasi serapan anggaran masih tergolong rendah. Irwan, didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Irfan Junaidi meminta masing-masing Kepala Seksi dengan seorang staf pengelola Dana DIPA memaparkan realisasi penyerapan anggaran dengan menayangkan kepada peserta rapat.

Dari keseluruhan paparan Kepala Seksi, Irwan menilai masih perlu percepatan penyerapan anggaran dan menegaskan untuk memacu realisasi penyerapan anggaran sesuai target. Kelebihan dan kekurangan anggaran harus segera dilaporkan sehingga segala kekurangan anggaran bisa diajukan penambahan dan kelebihan anggaran bisa dikembalikan sesuai regulasi.

“Masalah keuangan tidak bisa main-main. Uang negara harus dikelola maksimal dan tepat sasaran. Satu rupiah saja akan diminta pertanggung jawabannya. Kita harus bergerak cepat. Pada Tri Semester ke tiga penyerapan harus sudah di angka 75 persen. Kerja keras dan kerjasama kita sangat dituntut,” ujar Irwan.

Selanjutnya Irwan menyebut kalkulasi kebutuhan dana di masing-masing satker dan seksi harus jelas. Jangan sampai di akhir tahun nanti adanya kebutuhan dana yang tidak mencukupi. Sehingga ini akan berdampak kepada pemenuhan hak lembaga maupun ASN.

Dari paparan realisasi penyerapan anggaran yang disampaikan masing-masing seksi, didapat hasil realisasi hingga pertengahan Mei ini adalah, Seksi Bimas Islam 33,04 persen, Seksi PD Pontren 38 persen, Seksi Pendidikan Madrasah 29 persen, Seksi Penyelenggaran Haji dan Umrah 36 persen, Seksi PAIS 33 persen, Seksi Penyelenggaran Zakat dan Wakaf 26 persen, dan Sekjen 34 persen. (Nina)