Siswa Madrasah Unjuk Prestasi Pada Festival Gadih Minang Marandang

Siswa Madrasah Unjuk Prestasi Pada Festival Gadih Minang Marandang
Siswa Madrasah Unjuk Prestasi Pada Festival Gadih Minang Marandang
Siswa Madrasah Unjuk Prestasi Pada Festival Gadih Minang Marandang
Siswa Madrasah Unjuk Prestasi Pada Festival Gadih Minang Marandang

Bukittinggi, Humas--Siswi Madrasah Kota Bukittinggi ikut ambil bagian dalam pergelaran Festival Gadih Minang Marandang yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Bukittinggi di Pelataran Jam Gadang, Sabtu (21/5).

Tidak hanya jadi peserta, siswi Madrasah Kota Bukittinggi ini meraih hasil terbaik. Yaitu untuk tingkat SMP, Juara 1 diraih MTsN 2 Bukittinggi, Juara 2 MTsN 1 Bukittinggi, Juara 3 SMP 7 Bukittinggi. Harapan 1 SMP 1 Bukittinggi, Harapan 2 SMP Al Islah Bukittinggi dan Harapan 3 SMP 6 Bukittinggi, serta performa terbaik diraih oleh SMP 5.

Sementara itu untuk tingkat SLTA/ Sederajat siswi MAN 2 Bukittinggi memperoleh penghargaan performa terbaik. Juara 1 diraih SMK Paramita, Juara 2 SMK Gajah Tongga, Juara 3 SMA 1 Bukittinggi. Harapan 1, SMA 2 Bukittinggi, Harapan 2 diraih SMK 2 Bukittinggi dan Harapan 3, SMA 5 Bukittinggi.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 SMP dan SMA sederajat se-Kota Bukittinggi. Untuk tingkat SMP terdiri dari dua tim per sekolah, sedangkan tingkat SMA, terdiri dari satu tim per sekolah. Peserta dinilai oleh juri utama, dari akademisi, praktisi dan Ketua PWK. Adapun Juri tamu melibatkan Ketua Bundo Kanduang, Ketua DWP dan Kadisparpora, serta juri kehormatan Fiona Erman Safar selaku Ketua TP PKK dan Dekranasda Bukittinggi.

Kepala MTsN 2 Bukittinggi, Fakhri saat di hubungi menyampaikan bahwa <span;>dengan ikut sertanya siswi MTSN 2 Bukittinggi dalam festival Gadih Minang Marandang , diharapkan nantinya siswa dapat mengembangkan ilmu keterampilan memasaknya.

"Masakan rendang merupakan masakan cirikhas minang kabau yang perlu di lestarikan dengan ikut sertanya siswa kita dalam pergelaran ini mudah-mudahan dapat memotivasi para teman-temannya untuk mempelajari masakan tradisional minang kabau. Kedepannya keterampilan memasak rendang ini bisa menjadi alternatif untuk menciptakan peluang usaha," tuturnya.

Selanjutnya Fakhri mengapresiasi siswinya yang sukses meraih prestasi pada pergelaran merandang tersebut.

"Mudah-mudahan prestasi ini bisa meningkatkan rasa cinta akan masakan daerah yaitu rendang yang sudah di akui dunia dan salah satu kuliner yang sangat di minati banyak orang," harapnya. (Syafrial)