Bimbingan Jemaah Calon Haji Tingkat Kabupaten Padang Pariaman, Dibuka Ka. Kanwil secara Resmi

Bimbingan Jemaah Calon Haji Tingkat Kabupaten Padang Pariaman, Dibuka Ka. Kanwil secara Resmi
Bimbingan Jemaah Calon Haji Tingkat Kabupaten Padang Pariaman, Dibuka Ka. Kanwil secara Resmi

Padang Pariaman, Humas -- Kita harus bersyukur tahun 1443 H/ 2022 M jemaah calon haji dari Tanah Air bisa memenuhi panggilan Allah.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Dr. H. Helmi didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Pariaman, H. Syafrizal, saat membuka sekaligus memberikan materi pada kegiatan "Pembimbingan Jemaah Haji Reguler Tingkat Kabupaten Padang Pariaman bagi Jemaah Calon Haji yang Akan Berangkat" di Masjid Raya Bisati, Kecamatan VII Koto, Minggu (22/05/2022).

Turut hadir pada kegiatan ini, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), Irsyad, beserta staf, Kepala KUA Kecamatan VII Koto, Almanar, Kepala KUA Kecamatan Lubuk Alung, Elyusra, Walinagari, Tokoh Masyarakat dan pengurus Masjid Raya Bisati.

Di awal acara, Kepala Seksi PHU sekaligus Ketua Panitia, Irsyad, melaporkan kepada Ka. Kanwil dan Ka. Kankemenag, jumlah jemaah calon haji Kabupaten Padang Pariaman sebanyak 100 jemaah. Katanya, kegiatan ini digelar selama 2 (dua) hari, Minggu-Senin (22-23/05/2022).

"Alhamdulillah, jemaah calon haji Kabupaten Padang Pariaman sebanyak 100 orang. Namun, yang mengkonfirmasi berangkat melalui Padang Pariaman tercatat 97 orang. Sisanya, melalui Kabupaten/ Kota lain," tutur Irsyad.

Sementara itu, Ka. Kankemenag, H. Syafrizal, dalam sambutannya mengajak jemaah calon haji untuk bersyukur dan kembali meluruskan niat. Harapannya, dengan niat yang lurus Insya Allah menjadi haji yang mabrur.

"Setelah penantian panjang, Kami berharap Bapak dan Ibu untuk kembali memperbarui niat. Kunci ibadah terdapat pada niat," ujar Ka. Kankemenag.

H. Syafrizal dalam kesempatan ini memandu jemaah calon haji untuk bershalawat dan berdzikir. Seketika, suasana menjadi penuh khusyuk dengan lantunan dzikir dan shalawat.

"Mulai dari sekarang, Kami himbau Bapak dan Ibu untuk kembali mengulang-ulang lafadz yang akan dibaca saat ibadah nanti. Semua sudah ada di buku panduan. Dan yang terpenting, tetap jaga protokol kesehatan sehingga saat pemeriksaan nanti tidak ada kendalanya," tukasnya.

Mengawali arahannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumbar, Dr. H. Helmi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jemaah calon haji yang senantiasa sabar menunggu. Katanya, kesabaran jemaah Insya Allah dibalasi dengan pahala berlimpah.

"Tidak diberangkatkannya jemaah calon haji tanah air bukan keputusan pemerintah Indonesia. Namun, adalah takdir Allah melalui keputusan Arab Saudi. Alhamdulillah, Bapak dan Ibu Kami, mampu terus bersabar hingga saat ini. Kami sangat mengapresiasi," ungkapnya.

Ka. Kanwil mengatakan, ikhtiar demi ikhtiar senantiasa dilakukan Kementerian Agama selama 2 (dua) tahun terakhir ini. Namun, dengan kondisi pandemi global, Kerajaan Arab Saudi memutuskan untuk mengutamakan keselamatan jemaah. Sehingga dilakukanlah pembatasan.

"Selama 2 tahun terakhir, bukan haji yang dibatalkan. Namun, ibadah haji tetap dilaksanakan di Makkah dengan jemaah yang berdomsili atau disitilahkan ekspatriat. Tahun ini, dengan melandainya pandemi, Kerajaan Arab Saudi kembali membuka kegiatan Ibadah Haji untuk dunia," lanjut Ka. Kanwil.

Dr. H. Helmi menjelaskan, kuota jemaah calon haji yang diberikan Kerajaan Arab Saudi secara global berjumlah 1 juta jemaah. Sementara kuota bagi jemaah calon haji Indonesia berjumlah 100.051 jemaah.

"Yang perlu juga kita syukuri, Indonesia mendapatkan kuota jemaah haji terbesar di dunia. Meskipun terjadi kenaikan biaya haji, namun jemaah tidak menyetorkan selisih biaya tambahan. Karena diambil dari dana manfaat," papar Dr. H. Helmi.

"Untuk itu, Kami menghimbau kepada Bapak dan Ibu agar senantiasa mempersiapkan diri. Mari diulang-ulang kembali materi manasik. Mari dihafal-hafal kembali doa-doa serta bacaan-bacaan selama ibadah di tanah suci. Dan yang terpenting adalah menjaga protokol kesehatan. Sehingga tidak ada kendala saat pemeriksaan kesehatan jelang keberangkatan," tutupnya.

Usai membuka kegiatan secara resmi, Ka. Kanwil juga memberikan materi seputar peraturan-peraturan hingga teknis ibadah haji. Selain itu, Dr. H. Helmi juga menyerahkan secara simbolis, tas jemaah calon haji kepada Ka. Kankemenag Kabupaten Padang Pariaman, H. Syafrizal, yang selanjutnya diserahakan kepada jemaah calon haji. (edo)