Tim DLH Kota Pariaman verifikasi Lapangan Adiwiyata Nasional

Tim DLH Kota Pariaman  verifikasi Lapangan Adiwiyata Nasional

Pariaman, Humas—Tim  DLH ( Dinas Lingkungan Hidup )  Kota  Pariaman mengunjungi  MTsN 1  Kota  Pariaman pada hari Kamis (30/06)  dalam  rangka Verifikasi  Lapangan Adiwiyata tingkat  Nasional.   Tim DLH  Kota  Pariaman  menyampaikan  beberapa   dokumen  Adiwiyata  untuk  dilengkapi  oleh pihak MTsN  1  Kota  Pariaman dalam rangka   Adiwiyata tingkat  Nasional.Diantaranya EDS (Evaluasi  Diri Sekolah Berbasis Lingkungan Hidup) , IPMLH  (Identifiasi Potensi Masalah Lingkungan Hidup)  dan lainnya. 

Nurul  Hidayaty Suhaimi, selaku ketua  Tim Adiwiyata  MTsN  1  Kota  Pariaman,  menyatakan  untuk siap  memperbaiki  dokumen  yang telah diajukan untuk Adiwiyata  Nasional, supaya  lebih sempurna  dan lebih  baik, karena  berharap  nantinya  bisa  lolos  ke tingkat  Nasional," ujarnya.

"Sebelumnya  tim Adiwiyata  MTsN  1 Kota  Pariaman,  telah bekerja  untuk menyusun  dokumen Adiwiyata  yang  harus  dipersiapkan  untuk Adiwiyata  Tingkat  Nasional.  Sejak  Corona,    sudah dua  tahun tidak  dilaksanakan  karena  Covid-19, dan tahun 2022  dilaksanakan Adiwiyata tingkat Nasional . Dimana, sebelumnya MTsN  1  Kota  Pariaman  sudah lolos  Adiwiyata  tingkat  Propinsi Sumatera  Barat dan tahun ini untuk tingkat  Nasional," ungkap Nurul yang juga  Waka. Kurikulum.

Kepala  MTsN 1  Kota Pariaman, Nur Eliwati, mengucapkan rasa  terima kasih kepada  Ketua  Tim Adiwiyata   dan semua  guru dan pegawai, semoga  Madrasah  kita  lolos  ke tingkat  Nasional. Semoga  kerja  keras  semua  tim dibalas dengan pahala yang berlimpah dan rezeki yang berkah  dan  diberi segala  kemudahan dalam segala  urusan  oleh  Allah SWT.

"Untuk  dokumen  yang kurang segera  diperbaiki dan dilengkapi  agar kita  bisa  lolos  Adiwiyata  tingat  Nasional," ujarnya.

Penghargaan  Adiwiyata adalah sebuah penghargaan   yang diberikan  bagi sekolah atau  Madrasah yang berhasil  melaksanakan  gerakan PBLHS ( Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah) yang merupakan aksi kolektif secara  sadar, sukarela, berjejaring dan berkelanjutan yang dilakukan  oleh sekolah dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan.  (tasrif)