Bekali Catin dengan Ilmu Mewujudkan Keluarga Sakinah, Mawaddah wa Rahmah

Bekali Catin dengan Ilmu Mewujudkan Keluarga Sakinah, Mawaddah wa Rahmah
Bekali Catin dengan Ilmu Mewujudkan Keluarga Sakinah, Mawaddah wa Rahmah
Bekali Catin dengan Ilmu Mewujudkan Keluarga Sakinah, Mawaddah wa Rahmah

Baso, Humas-- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam, Marjanis berharap Program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) dapat mendorong dan memotivasi calon pengantin (catin) untuk mewujudkan rumah tangga yang kokoh, Sakinah, Mawadah dan Rahmah.  Hal ini disampaikan saat beliau meninjau Kegiatan Bimwin di Kantor Urusan Agama (KUA) Kematan Baso, yang berjumlah 17 pasang. Selasa/1172022.

Kegiatan Bimbingan Perkawinan merupakan program nasional yang ditujukan bagi calon pengantin yang bertujuan untuk memberikan wawasan serta memberikan kemampuan (enabling) para calon pengantin untuk menghadapi jenjang pernikahan.   

Program ini sangat bagus sekali dan semoga bisa terus berjalan, sehingga dapat mengurangi angka perceraian di Indonesia, khususnya di Kecamatan Baso.

Kepala KUA Baso Ismail Roma menyampaikan, dalam mewujudkan rumah tangga yang harmonis tidak hanya dilakukan satu pihak saja melainkan kedua belah pihak agar saling melengkapi satu sama lain. “Indikator kebahagiaan rumah tangga salah satunya adalah semakin dekat pasangan kepada Allah SWT. Ujar Ismail.

Sejumlah peserta antusias mengikuti bimwin dalam penyelesaian masalah-masalah yang berkaitan dengan keluarga. Contoh-contoh permasalahan atau konflik rumah tangga agar terhindar dari perceraian. Sehingga diharapkan nanti dalam berumah tangga dapat mewujudkan rumah tangga Sakinah.

Almiati, Bidan Puskesmas Baso, menyampaikan tema Kesiapan Kesuburan dan Kesehatan Reproduksi. Calon pengantin dibekali pengetahuan tentang Kesehatan reproduksi,  penyakit reproduksi yang menular serta tes-tes yang harus dilakukan untuk calon pengantin . “Suntik TT sangat berguna untuk kehamilan. Jadi untuk calon pengantin Wanita diharuskan untuk melakukan suntik ini,” ujar nya.

“Di zaman modern ini harus ada keseimbangan antara laki-laki dan perempuan. Calon pengantin dapat melaksanakan kesetaraan gender dalam kehidupan sehari-hari. Suami harus mengayomi istrinya, jangan menganggap perempuan lemah,” Ungkapnya.

Narasumber lainnya, Febri Doni menyampaikan materi tentang penyiapan generasi yang berkualitas. Ciri generasi berkualitas antara lain sehat, memiliki kemampuan Bahasa, seni, kognitif, dan memiliki nilai agama.

Pesan Kesan

Acara ditutup dengan penyampaian pesan dan kesan dan penyerahan Buku Fondasi Keluarga Sakinah, Sertifikat, Brosur tentang 10 Ciri Keluarga Sakinah serta foto Bersama.

Para peserta bimwin berterima kasih atas diselenggarakannya bimwin sebagai bekal mereka kelak mengarungi bahtera rumah tangga. Harapannya kegiatan bimwin ini dapat diselenggarakan terus untuk para calon pengantin. (LS)